Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Seluma Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pak De Dipenjara karena Beli CPO Hasil Curian

  • Oleh Naco
  • 27 Oktober 2021 - 10:46 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Achmad Jayadi alias Pak De (52) harus berurusan dengan hukum karena perbuatannya membeli CPO hasil curian. Itu terungkap saat dari pengakuannya di Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur. 

Perbuatan tersangka dilakukannya saat membeli CPO hasil pencurian Kusuma Deny dengan harga Rp 1 juta dan membeli CPO curian dengan Bahrin dengan harga Rp 270 ribu pada Jumat, 13 Agustus 2021.

Kemudian tersangka kembali beli CPO curian Kusuma Deny dan Firman Pratama dengan harga Rp 800 ribu  pada 14 Agustus 2021, seharga Rp 5 juta pada 15 Agustus 2021 beli CPO.

Pada 16 Agutustus Kusuma Deny dan Firman Pratama kembali jual CPO curian dengan harga Rp 8 juta, namun saat itu dibayar Rp 7 juta karena Rp 1 juta untuk tersangka.

"Karena saat itu saya ikut bongkar sehingga saya bayar Rp 7 juta saja," ucap tersangka saat pelimpahan berkas tahap II di Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur.  

Rabu, 27 Oktober 2021 terungkap kalau tersangka melakukan perbuatannya itu pada 13-16 Agustus 2021  di Jalan M Hatta, lingkar selatan, Kelurahan MB Hulu, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

CPO itu berasal dari PKS PT Sarana Titian Permata (STP) Wilmar Group untuk diangkut ke bulking PT Wilmar Nabati Indonesia di pelabuhan Bagendang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur.

CPO itu diangkut melalui transportir PT MDP, akibat perbuatannya itu tersangka dibidik dengan Pasal 480 ke-1 dan ke 2 KUHP Jo Pasal 64 Ayat 1 KUHP. (NACO/B-6)

Berita Terbaru