Aplikasi Pilgub (Pemilihan Gubernur) Propinsi Kepulauan Riau Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Kota Sampit kembali Mengalami Inflasi, Ini Penyebabnya

  • Oleh Usay Nor Rahmad
  • 04 November 2021 - 18:56 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Kota Sampit, Kotawaringin Timur kembali mengalami inflasi, pada Selama Oktober lalu. Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks harga pada beberapa kelompok pengeluaran. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kotawaringin Timur, Eddy Surahman mengatakan kelompok pengeluaran yang mengakibatkan inflasi itu di antaranya kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 0,43 persen. 

Selanjutnya kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,25 persen. Selain itu kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 13,21 persen, serta kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 1,16 persen. 

"Sementara kelompok kesehatan sebesar 0,17 persen dan kelompok penyediaan makanan dan minuman atau restoran sebesar 0,12 persen," imbuhnya, Kamis, 4 November 2021. 

Sedangkan berdasarkan tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Oktober) 2021 sebesar 3,60 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun sebesar 4,31 persen.

Komoditas yang memberikan andi terhadap inflasi antara lain tarif air minum PDAM, daging ayam ras, minyak goreng, ikan patin dan piring. Sedangkan komoditas yang memberikan andil terhadap deflasi antara lain tomat, telur ayam ras, ikan nila, angkutan udara dan bawang merah. (USAY NOR RAHMAD/B-6)

Berita Terbaru