Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Gowa Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Direktur CV BBL Minta Maaf Terkait Lowongan Kerja Kurir JNE Tamiang Layang

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 06 Desember 2021 - 19:56 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Direktur CV Bangun Banua Lestari atau BBL, Bekti Nur Tjahyo menyampaikan permintaan maaf atas beredarnya flyer lowongan kurir motor JNE Tamiang Layang yang mencantumkan syarat agama tertentu dan diprotes luas masyarakat di Kabupaten Barito Timur.

"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Barito Timur, pada hakekatnya itu diluar kontrol kami, dan memang pure (murni) belum diedit karena biasanya diambil dari model loker teman-teman yang lain tapi ternyata dipakai dibilah status salah satu karyawan kami di Tamiang Layang kemudian ada yang forward ke FB akhirnya ribut sebelum sempat kami klarifikasi," ungkap Bekti melalui pesan tertulis kepada Borneonews, Senin 6 Desember 2021.

Dalam membuka lowongan kerja, pihaknya tetap mengedepankan toleransi antar umat beragama, menjaga nama baik dan kehormatan masyarakat di lingkungan usaha.

"Kami juga pancasilais, NKRI harga mati yang harus kita pertahankan bersama sebagai saudara sebangsa setanah air," tegasnya.

Menurut Bekti, pada sanggahan sebelumnya ada kesalahan penyampaian dari Alifia Shafira R yang merupakan putri sulungnya sekaligus penanggung jawab JNE Sub Agen Tamiang Layang.

"Kami tetap ingin mempekerjakan anak-anak muda di manapun kami membuka usaha ini, jadi mohon dimaafkan apabila ada anak-anak kami yang khilaf seperti ini. Kami ingin usaha ini damai, rukun dan saling mensupport," imbuhnya.

Bekti mengisahkan CV BBL adalah perusahaan keluarga yang didirikan 11 tahun lalu. Saat ini dia melatih anak-anaknya untuk mengambil tanggung jawab mengelola perusahaan termasuk dengan memberi tanggung jawab kepada Alifia sebagai Komisaris PT Banua Alam Semesta (Induk perusahaan CV BBL).

"Sebenarnya agak kaget juga melihat loker yang salah ini, padahal saya sudah merintis JNE Tamiang Layang sekian tahun, melayani dengan sebaik-baiknya," tandasnya.

Bersama klarifikasinya, Bekti juga mengirimkan surat permohonan maaf dari Alifia dengan kop surat CV BBL dan dibubuhi tanda tangan serta stempel perusahaan.

"Sehubungan dengan tindak kesalahan yang saya lakukan atas pemberitahuan lowongan kerja, yakni menyatakan unsur agama pada kriteria karyawan yang kami perlukan. Bersama ini saya sampaikan bahwa CV Bangun Banua Lestari menjalin kerja sama (mitra) JNE. Rekrutmen
karyawan sepenuhnya menjadi tugas dan tanggung jawab kami dan tidak ada sangkut paut dengan JNE," tulis Alifia dalam suratnya.

Dia juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan yang dilakukan khususnya kepada warga Barito Timur.

"Kejadian tersebut terjadi karena miskomunikasi di antara tim kami dan tindakan salah yang terjadi di luar kesadaran saya dan tidak ada niat untuk menyebarluaskan. Sehubungan dengan itu maka saya sangat mengharapkan semoga Saudara berkenan untuk memaafkan saya. Atas perhatian dan kelapangannya saya sampaikan terima kasih," pungkas Alifia. (BOLE MALO/B-6)

Berita Terbaru