Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Sleman Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Mediasi Masalah Lowongan Kurir JNE, Kapolres Harap Masyarakat Kembali Tenang

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 08 Desember 2021 - 18:00 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Kapolres Barito Timur AKBP Afandi Eka Putra menggelar mediasi terkait lowongan kerja kurir JNE Sub Agen Tamiang Layang yang menuai protes luas di masyarakat, Rabu, 8 Desember 2021.

Pertemuan ini juga dihadiri perwakilan dari TNI, Kantor Kemenag Barito Timur, Batamad, JNE Cabang Utama Banjarmasin dan  CV Bangun Banua Lestari atau BBL.

Saat konferensi pers, Branch Manager JNE Banjarmasin, Depi Hariyanto memastikan JNE akan memutus kemitraan dengan CV Bangun Banua Lestari akibat iklan lowongan kurir motor yang mensyaratkan agama tertentu dan menimbulkan protes luas masyarakat.

"Kejadian ini merupakan pelanggaran terhadap SOP dan nilai-nilai perusahaan yang menghargai keberagaman dan perbedaan, oleh karena itu manajemen JNE secara tegas memberikan sanksi kepada mitra kami CV BBL apakah itu pemutusan kerja sama dan pengambilalihan JNE yang ada di Tamiang Layang khususnya," ujar Branch Manager JNE Banjarmasin, Depi Hariyanto.

Menurutnya, JNE hadir di Indonesia selama 31 tahun dan dibangun oleh manajemen dan karyawan/karyawati yang berasal dari beragam suku bangsa, ras dan agama. Oleh karena itu, JNE sangat memegang teguh nilai-nilai perusahaan yang mengutamakan toleransi dan saling menghormati serta menghargai perbedaan.

"Nilai-nilai ini direalisasikan dalam berbagai aspek pada aktifitas JNE, antara lain kegiatan keagamaan karyawan, apresiasi perjalanan ibadah bagi karyawan dengan masa kerja 10 tahun seperti umrah, holly land dan lain-lain," imbuhnya.

JNE juga melakukan pengiriman gratis Al-Quran dan Alkitab bersama Kang Maman Suherman ke berbagai taman bacaan, santunan ke berbagai panti asuhan Muslim, Kristiani, Hindu dan Budha, serta konten reguler ibadah jumat dan minggu di sosial media.

Pada kesempatan itu Ardi, perwakilan dari CV BBL menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Barito Timur atas kekhilafan yang dilakukan manajemen CV BBL.

Kapolres berharap klarifikasi yang disampaikan secara langsung kepada masyarakat melalui media dapat membuat masyarakat  kembali tenang dan situasi kembali kondusif, aman dan tentram seperti semula.

"Kita melihat bahwa di Barito Timur masyarakatnya cukup heterogen yakni terdiri cukup banyak suku dan agama. Kerukunan dan toleransi di Barito Timur sudah cukup baik, alhamdulillah kita masih bisa mempertahankan kondusifitas dan keamanan. Harapan kami hal ini bisa terus berlanjut di Barito Timur dan saling menghargai dari berbagai suku agama dan kepercayaan sehingga masyarakat kita bisa bertumbuh dan berkembang terus," katanya. (BOLE MALO/B-11)

Berita Terbaru