Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Pematangsiantar Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Wagub Kalteng Sebut Pemprov Sudah Lakukan Berbagai Upaya Meminimalisir Kerusakan Jalan Kuala Kurun-Palangka Raya

  • Oleh Donny Damara
  • 18 Desember 2021 - 18:10 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Rusaknya ruas jalan arah Kuala Kurun-Palangka Raya menuai reaksi dari kalangan masyarakat khususnya Kabupaten Gumas. Puncaknya, tanggal 16 Desember 2021 lalu, aliansi masyarakat Gumas melakukan unjuk rasa di DPRD dan Pemprov Kalteng.

Menanggapi itu, Wagub Kalteng, Edy Pratowo menyebutkan di tahun 2021 ini pemprov sudah melakukan berbagai upaya untuk meminimalisir dampak kerusakan jalan Kuala Kurun-Palangka Raya tersebut.

"Akibat tingginya aktivitas pertambangan, perkebunan dan kehutanan sepanjang tahun 2020 pada ruas jalan itu berdampak pada rusaknya infrastruktur. Jadi pemprov melakukan berbagai upaya meminimalisir dampak yang terjadi," kata Edy, Sabtu, 18 Desember 2021.

Dia mengungkapkan, yang dilakukan oleh Pemprov untuk saat ini yaitu dalam upaya penanganan jangka pendek, Gubernur Kalteng telah menerbitkan 4 surat yang bersifat edaran, imbauan dan pelaksanaan penegakan hukum.

"Surat itu ditujukan kepada kepala daerah, instansi vertikal dan pimpinan PBS. Pemprov Kalteng juga telah melaksanakan peninjauan serta pengawasan di lapangan," ujarnya.

Diterangkannya, dari hasil pelaksanaan peninjauan dan pengawasan di ruas jalan Kuala Kurun-Palangka Raya tersebut, ditemukan sebanyak 44 persen angkutan batu bara dan zirkon yang melintas, dan 28 persen angkutan TBS sawit, CPO, dan Kernel.

Selanjutnya, 9 persen angkutan kayu log, 7 persen angkutan BBM pertamina dan solar industri, 2 persen angkutan sembako, serta angkutan barang lainnya sebanyak 10 persen.

Dijelaskannya, selain penanganan jangka pendek, Gubernur juga telah melakukan upaya penanganan jangka panjang dengan mengalokasikan APBD Provinsi Kalteng yang cukup besar pada tahun 2022, berupa perbaikan insfrastruktur jalan secara multi years.

"Terkait hal itu juga, kemarin kita sudah melaksanakan rapat bersama Forkopimda serta kepala perangkat daerah terkait. Tentu harapan kita dari hasil rapat itu bisa menjadi masukan bagi pemprov langkah dan kebijakan apa yang akan dilaksanakan kedepan dalam mengatasi ini, sehingga kita punya pedoman satu panduan yang sama untuk mengatasi wilayah-wilayah jalan yang ada di Kalteng khususnya yang dilintasi pihak swasta," pungkasnya. (DONNY D/B-7)

Berita Terbaru