Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Ogan Ilir Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pembeli Sabu dari Seorang Napi Dihukum 7,5 Tahun Penjara

  • Oleh Naco
  • 31 Desember 2021 - 17:10 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Sumarlin, terdakwa yang membeli sabu dari Ahyen, narapidana Lapas Palangka Raya, dijatuhi hukuman selama 7 tahun penjara.

Selain itu, terdakwa juga didenda oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Sampit sebesar Rp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan.

"Perbuatan terdakwa Sumarlin sebagaiman diatur dalam Pasal 114 Ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, atau sebagaimana dakwaan pertama penuntut umum," kata hakim dalam amar putusannya berdasarkan data terhimpun, Jumat, 31 Desember 2021.

Menanggapi vonis itu, pria yang dianggap tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran gelap narkotika itu menyatakan menerima. Sama halnya dengan jaksa.

Terdakwa diamankan pada Kamis, 16 September 2021 pukul 20.30 Wib di Jalan Tidar Blok A Gang Mitshubisi, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Dari hasil penggeledahan ditemukan barang bukti sabu sebanyak 6 paket yang diakui sebagai miliknya, timbangan digital, ponsel, dan sendok dari potongan sedotan.

Adapun kronologis terdakwa mendapatkan sabu dengan cara menghubung Ahyen melelui telepon, mengatakan ada uang Rp 5 juta.

Lalu Ahyen menyebut akan ada anak buahnya mengantar sabu tersebut kepadanya sebanyak 6 paket dengan berat 4,5 gram.

Tidak berapa lama ada seorang yang mengaku anak buah Ahyen menghubunginya dan mendatangi tersangka di kediamannya, setelah uang diserahkan sabu diterimanya.(NACO/B-11)

Berita Terbaru