Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Tasikmalaya Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

UU Cipta Kerja Dinilai Bisa Rugikan Dokter Hewan

  • Oleh Testi Priscilla
  • 13 Januari 2022 - 15:20 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dinilai bisa merugikan dokter hewan. Hal ini menjadi perbincangan dalam momen hari jadi ke-69 Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia atau PDHI secara nasional pada Minggu, 9 Januari 2022 lalu. Tentu saja isu ini juga meresahkan bagi para praktisi kesehatan hewan di Kalimantan Tengah.

"PDHI sedang melakukan judicial review terhadap UU Cipta Kerja dalam rangka menempatkan profesi dokter hewan pada tempat yang semestinya," kata Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia atau PDHI Kalimantan Tengah, drh Eko Hari Yuwono pada Kamis, 13 Januari 2021.

Menurut drh Eko, dalam pasal 72 UU Cipta Kerja ini disebutkan bahwa tenaga kesehatan hewan yang melakukan pelayanan kesehatan wajib memenuhi perizinan berusaha dari pemerintah pusat. Pasal ini dianggap berpeluang mengancam masa depan profesi dokter hewan.

"Persyaratannya menyediakan dana atau modal usaha Rp1 miliar. Bagaimana tidak memberatkan kalau ketentuan membuka praktik dokter hewan seperti itu," terang drh Eko lagi.

Kepala UPT Pusat Kesehatan Hewan atau Puskeswan Kota Palangka Raya ini menjelaskan bahwa praktik dokter hewan bukan semata-mata bisnis, melainkan juga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan hewan.

"Harapan kami ada perhatian dari pemerintah dan MK sehingga lebih peduli terhadap profesi kami," harapnya. (TESTI PRISCILLA/B-5)

Berita Terbaru