Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Wonosobo Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Sejumlah Pengepul Rotan Bangkrut di Kotim

  • Oleh Usay Nor Rahmad
  • 14 Januari 2022 - 12:27 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Anjloknya harga rotan sejak Desember 2021 membuat sejumlah pengepul di Kotawaringin Timur mengalami kebangkrutan. Beberapa dari mereka memilih usaha lain ada juga yang memilih jadi petani rotan.

"Bangkrut, sekarang jadi petaninya saja," ungkap Ica, pengepul rotan di Desa Telaga Baru, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Jumat 14 Januari 2022.

Harga rotan saat ini masih terlalu murah, sehingga masih belum menjanjikan bagi petani maupun pengepul. Saat ini harga rotan sedikit mengalami kenaikan mejadi Rp 3.700 per kilo gram, sedangkan Desember 2021 rotan mengalami harga terendahnya Rp 3.500 per kilo gram.

"Itu pun alhamdulilah, untuk bertahan hidup," kata Madi, petani rotan. Harga ini merupakan harga rotan basah sebelum sampai ke pengepul. Petani menilai kondisi ini akan sulit kembali seperti sebelumnya harga Rp 7.500 per kilo gram 

Para petani berharap harga rotan kembali ke harga yang diinginkan. Sehingga perekonomian petani maupun pengepul tak menyedihkan lagi. 

"Kami berharap agar harga kembali normal, sehingga para petani juga tidak mengalami kerugian," kata Ica, pengepul rotan. (USAY NOR RAHMAD/B-6)

Berita Terbaru