Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Ternate Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Begini Kronologi Seorang Perempuan Tewas Diduga Korban Perampokan di Kapuas

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 22 Januari 2022 - 21:50 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Warga Jalan Patih Rumbih, Kelurahan Selat Barat, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas digegerkan adanya peristiwa berdarah tepatnya di Toko Maisarah pada Sabtu pagi, 22 Januari 2022.

Dalam kejadian ini, seorang perempuan bernama Siti Hamdah (56) ditemukan dengan kondisi luka tusukan di sejumlah bagian tubuh hingga menyebabkannya meninggal dunia.

Korban lainnya adalah anaknya, bernama Solahudin (28) yang mengalami luka cukup serius, sehingga dilarikan ke rumah sakit setempat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Dugaan awal dikabarkan keduanya merupakan korban perampokan di toko yang menjual perabotan rumah tangga dan elektronik tersebut.

Kendati demikian, belum diketahui pasti bagaimana peristiwa itu terjadi.
Sampai saat ini, juga belum diketahui pelaku maupun motif pelaku melakukan aksi yang menyebabkan 1 korban meninggal dunia, dan satu luka serius.

Kapolres Kapuas AKBP Manang Soebeti melalui Kasatreskrim AKP Kristanto Situmeang membeberkan uraian singkat kejadian atau kronologi peristiwa dugaan tindak penganiayaan sebagaimana dimaksud Pasal 338 Jo 351 ayat 3 KUHP yang terjadi pada Sabtu, 22 Januari 2022 sekitar pukul 09.00 WIB itu.

"Dari keterangan kami dapat, kejadian bermula saat anaknya sedang berada di dalam kamar tiba-tiba mendengar teriakan ibunya, kemudian korban keluar kamar menuju arah teriakan itu," kata AKP Kristanto Situmeang, Sabtu sore.

Sontak, dia terkejut melihat ibunya sudah dalam posisi tergeletak di lantai tokonya, dan ada satu orang terduga pelaku sedang memegang pisau yang kemudian balik menyerang sang anak dan melukai bagian lehernya.

"Kemudian pelaku melarikan diri keluar dari toko. Beberapa saat kemudian ibunya juga keluar dari toko, dan terjatuh di bawah pohon depan tokonya untuk meminta tolong kepada warga sekitar," bebernya.

Lalu, disusul oleh anak korban yang juga terluka keluar dari dalam TKP untuk menolong ibunya yang sudah terjatuh dan penuh luka, di bawah pohon di depan toko tersebut.

"Menurut keterangan Solahudin atau anak korban, terduga pelaku menggunakan penutup muka (masker) warna putih dan helm sehingga tidak dapat dikenali," ucapnya.

Berita Terbaru