Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Padang Pariaman Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Korban Arisan Bodong Alami Kerugian Mulai Belasan hingga Puluhan Juta Rupiah

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 23 Januari 2022 - 17:21 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Setelah Polres Kotawaringin Barat (Kobar) merilis penangkapan seorang bandar arisan online bodong dengan insiial IDF (32), warga Kelurahan Madurejo. Terungkap bahwa korbannya mengalami kerugian yang bervariasi, mulai dari belasan hingga puluhan juta rupiah.

Berdasarkan pengakuan beberapa korban, di antaranya insial D warga Madurejo, ia tertipu arisan online yang dibandari oleh tersangka sebesar Rp 17 juta rupiah. Ia ikut arisan dengan Get 10 juta atau mendapat 10 juta rupiah dan sistem Guncangan sejak Agustus 2020.

"Saya masukan dua nama, dan hampir habis masa arisannya saya belum dapat. Jadi terkahir itu nanti Maret 2022, tapi kok masih ada 8 nama yang belum dapat. Apa itu tidak fiktif," tuturnya saat dibincangi Borneonews, pada Minggu, 23 Januari 2022.

Saat dilakukan konfirmasi lebih lanjut kepada tersangka, ia berjanji akan mengembalikan uangnya tapi dengan cara dicicil tanpa ada kepastian. Bahkan, ia sampai dikeluarkan dari group Whatsapp pada Desember 2021 lalu. Karena merasa tidak ada iktikad baik dari tersangka, akhirnya kasus tersebut dilaporkan ke Polisi.

"Jadi setahu saya yang melapor ada 3 group dengan get yang berbeda, mulai dari Get Rp 5 juta, Get Rp 10 juta dan Get Rp 25 juta. Untuk setiap group itu jumlahnya berbeda - beda. Sementara ini, yang saya tau masih ada sekitar 13 orang yang melapor. Dugaan saya banyak korbannya," tuturnya.

Bahkan sebelum pada akhirnya tersangka ini diamankan Polisi. Jika didatangi ke rumahnya, selalu berkoar - koar kalau dirinya kebal hukum dan menantang, jika ada yang melapor maka uang  tidak kembali.

"Makanya kami laporkan, agar sekalian di meditasi di Kantor Polisi saja," tuturnya.

Korban lainnya inisial DA mengaku telah merugi sekitar Rp 20 juta rupiah. Dirinya tergiur ikut arisan bodong tersebut, karena melihat Story Whatsapp tersangka yang kerap kali menguunggah arisan, dengan beberapa orang yang sudah dapat. Karena tertarik, akhirnya saya japri dan saya gabung.

"Si Tersangka ini membuat status di WA nya, dengan menbuka slot arisan Get 25 juta, dengan angsuran 1 juta perbulan. Saya minat dan langsung saya japri aja, udah gitu aja," ungkapnya.

Kemudian korban T, ia mengaku mengalami kerugian sekitar Rp 7.500.000. Ia sebenarnya tidak terlalu paham dengan arisan Get, yang ia paham hanya ada guncangan dan nantinya akan dapat arisan.

Berita Terbaru