Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Bangli Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Tidak Terima Diberhentikan, Ketua DPRD Sukamara Gugat Partai Hanura

  • Oleh Norhasanah
  • 26 Januari 2022 - 11:20 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Tidak terima diberhentikan sebagai anggota DPRD Sukamara oleh Partai Hanura, Ketua DPRD Kabupaten Sukamara Deni Khaidir mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada tanggal 22 Januari 2022.

Gugatan yang dilayangkan melalui E-court tersebut telah mendapatkan Nomor Perkara: 46/Pdt.G/2022/PN.JKT.PST.

Tim Kuasa Hukum Deni Kahidir, Ikhwan Fahrojih mengatakan, gugatan dilayangkan karena pemberhentian kliennya dinilai tidak didasarkan pada alasan yang adil, objektif dan sah secara hukum, serta bernuansa penyalahgunaan kekuasaan atau wewenang.

"Seperti diberitakan sebelumnya, Deni Khaidir diminta mundur sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sukamara oleh Pengurus DPC Partai Hanura Kabupaten Sukamara. Namun Deni menggugat proses pemunduran dirinya, sehingga pergantian ketua DPRD tidak dapat dijalankan terlebih dahulu sampai ada putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap atas gugatan tersebut," kata Ikhwan Fahrojih, Rabu, 26 Januari 2022.

Belum selesai proses hukum atas pemberhentian sebagai ketua DPRD, kemudian Partai Hanura memberhentikan Deni Khaidir sebagai anggota DPRD Kabupaten Sukamara dari Partai Hanura.

"Seharusnya Partai Hanura menjunjung tinggi hukum dengan tidak melakukan tindakan apapun termasuk pemberhentian klien kami sebagai anggota DPRD sebelum ada putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap atas gugatan sebelumnya," ujar Ikhwan. 

Diketahui, berdasarkan surat yang dikeluarkan DPP Pantai Hanura dengan Nomor A/219/DPP-HANURA/XII/2021, Deni Khaidir resmi diberhentikan pertanggal 30 Desember 2021 dengan ditandatangani Ketua Umum, Oesman Sapta Odang dan Sekretaris Jendral Kodrat Shah. (NORHASANAH/B-7)

Berita Terbaru