Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Membrano Raya Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Warga Kecewa dengan Hasil RDP di DPRD Kotim

  • Oleh Naco
  • 27 Januari 2022 - 07:00 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Warga Desa Ramban, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, Kabupaten Kotawaringin Timur,  pulang dengan kekecewaan. 

Pasalnya rekomendasi dari rapat dengar pendapat di DPRD Kotim itu dianggap tidak jelas dan tidak memiliki  niat untuk menyelesaikan persoalan masyarakat daerah itu.

“Rapat ini tidak ada maknanya , kelihatan sekali tidak ada keberpihakan kepada kami masyarakat," kata koordinator aksi Karliansyah, Rabu, 26 Januari 2022.

Karliansyah menuding apa yang dilaksanakan dalam rapat ini hanya terkesan asal dilaksanakan saja oleh lembaga tersebut. 

Bahkan kalangan legislator ini sekalipun tidak ada mengejar lagi persoalan dan pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan. 

Sementara substansi dari desakan masyarakat salah satunya adalah mengenai perizinan perusahaan tersebut yang mana dalam praktiknya  tidak sesuai aturan dan ketentuan.

“Fakta lapangan itu sudah terjadi, maka dari itu kami tidak terima perlakukan sep[erti ini hasiolnya nol, masyarakat tetapi jadi korban dengan hal semacam ini, yang jelas kami akan melakukan aksi besar-besaran sampai apa yang kami perjuangkan itu bisa terlaksana,” tukas Karliansyah.

Karliansyah menyebutkan perlakukan dari DPRD dalam forum rapat itu  sangat terlihat keberpihakannya kepada perusahaan.

"Ingat kedepannya masyarakat jangan mau dikasih uang lagi kelihatan dari hari ini bagaimana mereka memperlakukan kita,” katanya.

Jalannya rapat tersebut mengalami setidaknya tiga kali skorsing. Diantaranya skorsing pertama yakni menunggu kedatangan dari Ketua Gapoktan Bagendang Raya  yang mana dalam persoalan itu terungkap sebagai pelapor sehingga menjebloskan 12 orang warga Desa Ramban ke Polres Kotim.  

Berita Terbaru