Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Binjai   Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Seram, Warga Daerah ini Sering Dengar Teriakan di Malam Hari!

  • Oleh Usay Nor Rahmad
  • 02 Februari 2022 - 20:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Satwa dilindungi seperti orangutan dan beruang ternyata masih berkeliaran di kawasan Lingkar Kota Utara Sampit, Kotawaringin Timur atau Jalan Soekarno. Hingga kini beruang tersebut belum juga tertangkap padahal petugas sudah memasang perangkap.

Komandan Balai Konservasi Sumber Daya (BKSDA) Pos Jaga Sampit, Muriansyah mengatakan, beruang masih berada di sekitar wilayah itu. Bahkan, informasi warga sekitar suara beruang masih terdengar.

"Kalau malam masih ada terdengar teriakan beruangnya. Sepertinya dikejar atau berkelahi dengan anjing," ungkap Muriansyah, Rabu, 2 Februari 2022.

Sebelumnya BKSDA mengubah strategi dalam upaya menangkap beruang yang berkeliaran di dalam Kota Sampit, Kotawaringin Timur. Sebab, perpindahannya sangat dinamis dan beruang tergolong cerdik. 

Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah, menjelaskan pihaknya akan mengejar beruang ke lokasi terbaru yang dilaporkan. Pihaknya juga akan memasang perangkap beruang di lokasi terbaru tersebut. 

"Sementara ini perangkap belum kami pindah. Dan berdasarkan pengakuan warga yang pondoknya dirusak, beruang tak pernah lagi ke lokasi itu," kata Muriansyah. 

BKSDA telah memindahkan perangkap, dari Jalan Karya Bersama, Lingkar Kota Utara, ke kawasan jalan baru menuju Desa Kandan, Kecamatan Kota Besi. 

Lokasi perangkap yang sekarang berada sekitar 2 kilometer dari lokasi sebelumnya. Sebelumnya di lokasi ini ada laporan kemunculan beruang yang diyakini telah merusak pondok warga. 

"Di lokasi ini kami pasang umpan, 1 nanas digantung, 1 dicincang. Lalu kami hambur di pintu masuk dan gula putih. Umpan sebelumnya sudah busuk dan kering," jelas Muriansyah. 

Sebelumnya, BKSDA memasang perangkap di sekitar pondok warga yang dirusak. Namun beruang tak jua masuk perangkap. (USAY NOR RAHMAD/B-11)

Berita Terbaru