Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Wonosobo Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Seret Oknum Pemain Sengkarut Pasar

  • Oleh Naco
  • 03 Februari 2022 - 21:50 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin  Timur (Kotim), Muhammad Abadi meminta agar oknum yang bermain dalam sengkarut pasar agar diseret ke ranah hukum.

Abadi mendukung dan mengapresiasi upaya penegakan hukum dari Polres Kotim yang sudah menetapkan tersangka dalam sengkarut pungutan pasar.

Abadi berharap dengan diseretnya satu tersangka ini setidaknya bisa menyeret yang selama ini menjadi biang sengkarut persoalan pasar di daerah ini.

“Saya harap persoalan pasar yang selama ini seakan-akan rumit mulai dari pasar Mangkikit, Pasar Eks Mentaya, Pasar Ikan Mentaya, hingga pasar-pasar lainnya bisa terselesaikan dengan diseretnya pemainnya ke ranah hukum,” kata Abadi, Kamis, 3 Februari 2022.

Abadi menyebutkan hampir 10 tahun terakhir ini persoalan pasar di daerah itu tidak mampu di atasi pemerintah daerah.

Hal ini dikarenakan banyaknya oknum di pemerintahan itu sendiri yang memanfaatkan situasi itu dengan pungutan, jual beli lapak dan lain sebagainya.

“Contoh kecil saja janji pemerintah untuk memfungsikan bangunan Pasar Ikan di Jalan Ahmad  Yani  pada tahun 2021 silam. Ternyata sampai hari ini apa buktinya, tidak bisa juga kan, sama seperti Pasar Mangkikit itu," katanya.

Dengan demikian kata dia siapapun pejabat di Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Pasar ini kalau oknum-oknum yang bermain di dalamnya tidak diseret ke hukum maka akan sulit menyelesaikannya.

Abadi menyebut pungutan itu tidak hanya pada pasar di Jalan A Yani. Namun persoalan pungutan lapak yang sudah disetor pedagang juga terjadi di Pasar Mangkikit, yang nilainya juga tidak kecil.

Abadi melihat memang seperti sengaja dipelihara oknum-oknum yang bermain di pasar selama ini, karena keuntungan yang diraup di situ angkanya sangat besar.

Menurut Abadi dengan mantan pejabat pasar yang sudah di tersangkakan ini dirinya berharap awal dari langkah untuk membongkar sindikat-sindikat  yang selama ini menngeruk keuntungan pribadi dari pasar. (NACO/B-11)


TAGS:

Berita Terbaru