Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Konawe Selatan Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pemilik Kayu Ilegal di Cempaga Terancam 5 Tahun Penjara dan Denda Rp 2,5 Miliar

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 25 Februari 2022 - 19:31 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pemilik kayu ilegal berinisial KYB yang diringkus Direktorat Polairud Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), terancam penjara paling lama 5 tahun dan denda paling bayak Rp 2,5 miliar. 

"Tersangka saat ini masih dalam penyidikan kami, guna mengetahui terkait peredarannya," ujar Dir Polairud Polda Kalteng Kombes Edward Indharmawan, saat ekspos kasus tersebut, Jumat, 25 Februari 2022. 

KYB ditangkap dengan barang bukti 210 batang kayu log, 163 keping kayu olahan, 1 buah mesin truk, 1 buah mesin bansaw, 1 buah mesin wuling, 1 buah alat penggulung sling, dan mata pemotong kayu.

Dia diancam Pasal 83 ayat 1 huruf b,c atau Pasal 87 ayat 1 huruf a, b UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang pemberantasan dan pencegahan pengrusakan hutan. 

Pasal 83 ayat 1 huruf b,c ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun, serta denda paling sedikit Rp 500 ribu dan paling banyak Rp 2,5 miliar. 

Sedangkan Pasal 87 Ayat (1) huruf a,b ancaman hukuman pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun, serta denda paling sedikit Rp 500 ribu dan paling banyak Rp 2,5 miliar. 

Sementara dari hasil penyidikan, pelaku mengedarkan kayu tersebut di lingkungan sekitar. Dan sudah menjalankan aksinya selama 6 bulan terakhir. 

"Dari pengakuan pelaku, dirinya sudah 6 bulan menjalankan bisnis kayu ilegal tersebut," terang Edward. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)

Berita Terbaru