Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Pakpak Bharat Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pemkab Murung Raya Rakor Terkait Kelangkaan Minyak Goreng

  • Oleh Trisno
  • 04 Maret 2022 - 09:30 WIB

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Pemerintah Kabupaten Murung Raya melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) duduk bersama mengambil langkah untuk penanganan kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng di Kabupaten Murung Raya.

Dalam rapat TPID Wakil Bupati Murung Raya Rejikinoor hadir secara langsung yang didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya Hermon yang dihadiri oleh Asisten II Sekretariat Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ferry Herdi, Kepala Dinas Perindakop dan UMKM Kabupaten Murung Raya Nyarutono Tunjan, Perwakilan Unsur Pimpinan Perum Bulog Cabang Muara Teweh Sazli Fitrianoor, Kepala Gudang GSP Beriwit Puruk Cahu Andy Susanto yang berlangsung di Aula Setda Ged. A Kantor Bupati Murung Raya, belum lama ini.

“Terkait kondisi minyak goreng, pemerintah akan turun lapangan dan memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa pemerintah sangat prihatin dengan kondisi seperti ini,” Ungkap Sekretaris Daerah Kabupaten Murung Raya, Hermon saat menyanpaikan sambutan pembuma rapat saat itu 

Bahkan kita juga mendapat dukungan dari pemerintahan provinsi Kalimantan Tengah berupa bahan produk minyak goreng curah untuk mengatasi kelangkaan minyam goreng yang terjadi saat ini.

"Kalau kita menggunakan minyak goreng curah tentu kita akan memiliki treatmen tertentu untuk mendukung itu, mulai dari membawanya, membaginya sampai menentukan harga yang ditentukan oleh kabupaten untuk melakukan pendistribusian,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Mura Rejikinnor mengatakab dengan adanya koordinasi lintas lembaga dan instansi terkait tentu akan diketahui kebdala sebenarnya dan solusi apa yang barus dilakukan kedepan.

Dijelaskan adanya kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng disejumlah pasar di Murung Raya, tentu Pemerintah akan mengambil langkah jalan keluar bagi masyarakat agar bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Dan sebagaimana informasi yang didapat bahwa untuk stok minyak goreng di wilayah Murung Raya sudah ada, hanya saja terkandala transportasi di wilayah Muara Teweh.

Nantinya akan dikoordinasikan terkait masalah distribusi tersebut sehingga kedepan tidak menjadi kendala lagi.

"Terkait harga, nantinya akan dilalukan penelusuran dan hasil dilapangan, akan dapat memastikan harga mengantisipasi lonjakan dan membuat harga eceran sehingga masyarakat bisa menjangkau dan membeli sesuai kebutuhan rumah tangga," pungkas Rejikinoor. (Trs)

Berita Terbaru