Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Wonogiri Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Ini Penyebab Palangka Raya Masih PPKM Level 3

  • Oleh Hendri
  • 16 Maret 2022 - 12:51 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di Kota Palangka Raya, ternyata masih diperpanjang hingga 28 Maret mendatang. Hal ini sebagaimana diatur pada Inmendagri Nomor 17/2022 tentang PPKM luar Jawa-Bali.

Wakil Ketua Harian Satgas Covid-19 Kota Palangka Raya, Januar Harpriansyah menyebutkan ada sejumlah hal yang menjadi penyebab belum turunnya level PPKM tersebut ke level 2 atau level 1.

Pertama karena fluktuasi kasus harian konfirmasi positif Covid-19 yang masih terjadi cukup tinggi. Selain itu juga karena pelaksanaan tracing terhadap data New All Record (NAR) oleh tim dari Dinas Kesehatan belum 100 persen.

Sumber daya manusia yang ada di tim kesehatan, saat ini masih kurang dalam menjalankan tracing pada puluhan hingga ratusan kasus Covid-19 yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

"Namun Tim Satgas Kota tak akan henti-hentinya turun ke lapangan guna menekan kasus sebaran Covid-19, dan menurunkan PPKM ini hingga level 2 bahkan level 1," katanya, Rabu 16 Maret 2022.

Ia mengatakan jika kasus Covid-19 di kota setempat cenderung mengalami penurunan. Pada pekan sebelumnya masih ada antara 50 sampai 100 kasus positif/hari, kini perlahan turun hingga di bawah 50 kasus. Sedangkan untuk kesembuhan, rata-rata sudah ada di atas 100 kesembuhan/hari.

"Zona hijau saat ini sudah ada 11 kelurahan, zona kuning 4 kelurahan, zona oranye 3 kelurahan dan zona merah 12 kelurahan," bebernya.

Ia turut mengimbau masyarakat setempat untuk tidak abai dan tetap menerapkan prokes meski kasus penularan Covid-19 sudah melandai. "Tetap patuhi prokes, karena ini salah satu upaya mencegah penularan  dan jangan lupa ikut sukseskan vaksinasi hingga dosis ketiga," ujarnya.

Untuk mengantisipasi penularan Covid-19, pihaknya akan terus menggencarkan kembali sosialisasi penerapan prokes dan meningkatkan kapasitas tes. Selain itu juga meningkatkan vaksinasi serta mendorong penggunaan aplikasi PeduliLindungi. (HENDRI/B-11)

Berita Terbaru