Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Lombok Utara Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pemko Palangka Raya Beri Pelatihan Pengelolaan Lingkungan Hidup Bagi Pelaku Usaha

  • Oleh Hendri
  • 17 Maret 2022 - 08:00 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Lingkungan Hidup menggelar pelatihan penyusunan laporan pelaksanaan rencana pengelolaan lingkungan hidup (RKL) dan rencana pemantauan lingkungan hidup (RPL) bagi para pelaku usaha.

Kegiatan ini dibuka Asisten II Amandus Frenaldi di Ballroom Hotel Luwansa, Rabu 16 Maret 2022. Amandus mengatakan, pelatihan tersebut sangatlah penting sebagai wujud tanggung jawab pelaku usaha untuk memberikan informasi yang valid mengenai pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup.

"Dengan adanya pelaporan RKL dan RPL, maka setiap dampak penting yang ditimbulkan oleh kegiatan dapat terkendali diminimalisir agar tidak berkembang menjadi isu lingkungan regional, nasional atau bahkan menjadi isu lingkungan internasional," ujar Amandus.

Selain itu, pelatihan tersebut juga bentuk tindak lanjut atas peraturan baru yang telah diterbitkan oleh pemerintah, sehingga diperlukan pemahaman yang lebih luas oleh penanggungjawab usaha atau kegiatan usaha.

"DLH selaku leading sector aturan ini pun harus lebih proaktif agar pelaku usaha atau para pihak terkait dapat lebih memahaminya," ujarnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Palangka Raya, Achmad Zaini menuturkan, maksud dan tujuan pelaksanaan utama pelatihan tersebut untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman bagi penanggungjawab usaha dalam penyusunan laporan RKL-RPL.

Juga memberikan kemudahan kepada pelaku usaha dalam penyusunan pelaporan pelaksanaan  RKL-RPL serta mendorong pemanfaatan data pemantauan lingkungan dalam menerapkan sistem pengelolaan lingkungan yang berdasarkan prinsip-prinsip perbaikan secara berkelanjutan.

"Kami berharap rencana kegiatan pelaku usaha telah mengikuti ketentuan pembangunan berwawasan lingkungan yang berkelanjutan, dengan mengelola sumber daya alam untuk dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya bagi pembangunan ekonomi daerah maupun ekonomi nasional," pungkasnya. (HENDRI/B-7)

Berita Terbaru