Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Nias Selatan Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pelayanan PCR di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun Turun Drastis

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 17 Maret 2022 - 20:00 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pelayanan untuk swab PCR di rumah sakit umum daerah (RSUD) Sultan Imanuddin Pangkalan Bun terus berkurang, semenjak diberlakukannya aturan baru syarat perjalanan tidak lagi menggunakan Swab RT-PCR dan antigen, bagi yang sudah vaksin dosis lengkap.

Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dr Fachruddin mengatakan, hingga saat ini pelayanan PCR dan antigen di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun masih dilakukan, hanya saja pelayanan ini berkurang sangat drastis.

"Dampaknya dari penghapusan swab PCR maupun antigen negatif untuk pelaku perjalanan, membuat pelayanan di rumah sakit menjadi berkurang drastis," ujarnya, Kamis, 17 Maret 2022.

Lanjutnya, bahwa sistem pelayanan PCR ini tentunya harus membuat janji. Sehingga tidak bisa digunakan secara mendadak. Minimal 1x 24 jam untuk membuat janji untuk melakukan PCR.

"Masih sama, bagi yang hendak PCR hari ini tentunya pengambilan swab itu besok siang. Jadi tidak bisa swab hari ini, digunakan hari ini itu tidak bisa. Meskipun tidak ada antrian, pasalnya untuk mengecek hasil laboratorium itu juga butuh waktu," jelasnya.

Menurutnya, untuk PCR untuk keperluan pelaku perjalanan ini dalam satu minggu paling banyak 20-35 orang. Namun untuk pelayanan PCR untuk masyarakat juga masih ada meskipun jumlahnya tidak banyak.

Dengan berkurangnya masyarakat yang melakukan PCR maupun antigen, pihaknya bisa mengoptimalkan pelayanan rumah sakit untuk bidang lainya. Karena sebagai rumah sakut rujukan, masih banyak yang harus di urusi.

"Diantaranya peningkatan jumlah pasien rawat jalan di poliklinik, kemudian di hemodialisa untuk cuci darah dan masih banyak lagi. Pelayanan kita usahakan terus membaik dengan standar operasional pelayanan pasien dan pengunjung di rumah sakit," pungkasnya. (DANANG/B-5)

Berita Terbaru