Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Bangka Selatan Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Memasuki Kemarau, Waspada Beruang-Beruang Mendekati Permukiman

  • Oleh Usay Nor Rahmad
  • 29 Maret 2022 - 15:20 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Masyarakat di Sampit dan sekitarnya diminta waspada. Terutama di wilayah yang kerap terjadi kemunculan beruang. Pasalnya, memasuki musim kemarau, kemunculan beruang akan semakin sering terjadi. 

Komandan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, membenarkan adanya fenomena ini. Makin panas cuaca, maka makin banyak laporan kemunculan beruang yang masuk ke pihaknya. 

"Kalau hari makin panas, makin banyak  laporan gangguan beruang," ungkapnya, Selasa, 29 Maret 2022. 

Muriansyah menjelaskan, hal ini terjadi karena di hutan atau semak belukar mengalami kekeringan. Dampaknya, kolam, lubang-lubang sumber air, menjadi kering. Sehingga beruang akhirnya masuk ke kebun, ladang, permukiman cari minum dan makan.

"Nah di ladang atau kebun biasanya ada parit atau kolam buat menyiram tanaman warga atau jaga-jaga antisipasi musim kemarau. Itu sengaja dibuat warga. Jadi kolam atau parit tadi dimanfaatkan beruang untuk minum," katanya. 

BKSDA mencatat kasus ini biasanya berulang di sejumlah wilayah. Seperti di Desa Eka Bahurui, Desa Bengkoang Makmur, Desa Jaya Karet, Desa Jaya Kelapa, Desa Bagendang, dan di wilayah lain-lain di wilayah Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kecamatan Mentaya Hilir Utara, dan Kecamatan Mentaya Hilir Selatan. 

"Selain itu Kecamatan Cempaga, Kecamatan Seranau, dan Kecamatan Pulau Hanaut. Termasuk Simpang Sebabi, Kecamatan  Telawang. Kalau dah panas atau musim kemarau, laporan banyak dari kecamatan-kecamatan itu," bebernya. (USAY NOR RAHMADB-7) 

Berita Terbaru