Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Cilegon Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

KKP Tetapkan Mentaren II Pulang Pisau Kampung Budidaya Ikan

  • Oleh Asprianta
  • 30 Maret 2022 - 07:00 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia (KPRI) resmi menetapkan Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) sebagai Kawasan Kampung Budidaya khusus ikan Betok atau ikan Papuyu. 

Penetapan tersebut dituangkan dalam Keputusan Menteri (Kepmen) Kelautan dan Perikanan RI Nomor 16 Tahun 2022 Tentang Kampung Perikanan Budidaya per Tanggal 15 Maret 2022 belum lama ini. 

“Di provinsi Kalimantan Tengah, terdapat 5 Kabupaten/kota yang bersamaan ditetapkan sebagai Kawasan Kampung Perikanan Budidaya, antara lain Kotawaringin Barat untuk budidaya ikan Gabus. Kabupaten Kapuas untuk budidaya ikan patin, Kota Palangkaraya Ikan Baung, Kotawaringin Timur Ikan Jelawat, dan Kabupaten Pulang Pisau untuk budidaya ikan papuyu," kata PIt Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pulang Pisau Slamet Untung Riyanto.

Ia mengungkapkan  Penetapan Kampung Perikanan Budidya ini berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2015 tentang Kementerian Kelautan dan Perikanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 111) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 63 Tahun 2015 tentang Kementerian Kelautan dan Perikanan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 5).

Kemudian Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 48/PERMEN-KP/2020 tentang Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 1114), 

“Serta Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 47 Tahun 2021 tentang Kampung Perikanan Budidaya (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 1361)," ungkapnya.

Slamet berharap, dengan ditetapkannya kebupaten Pulang Pisau khususnya Desa Mantaren II, Kecamatan Kahayan Hilir sebagai Kampung Perikanan Budidaya dapat mendorong perekonomian masyarakat dalam bidang perikanan air tawar lokal khususnya ikan papuyu. 

"Kita sangat berterima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian KP yang telah menetapkan salah satu desa kami menjadi lokus Kampung Perikanan Budidaya sekaligus memberikan bantuan sebanyak 100 ribu benih ikan papuyu kepada masyarakat kelompok perikanan Selaras Alam, dengan jumlah anggota 20 orang di Desa Mantaren 2. Kita berharap masyarakat betul-betul memanfaatkan bantuan ini untuk bangkit dari krisis pandemi Covid-19 saat ini," tutupnya. (ang)

Berita Terbaru