Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Sintang Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Selain Minyak Goreng, Ini Komoditas yang Kerek Inflasi di Sampit

  • Oleh Usay Nor Rahmad
  • 03 April 2022 - 17:51 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Kenaikan harga minyak goreng setelah dicabutnya subsidi dari pemerintah menjadi salah satu alasan Kota Sampit mengalami inflasi atau kenaikan harga. Namun selain minyak goreng ada sejumlah komoditas lainnya justru memiliki andil terbesar dalam inflasi. 

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kotawaringin Timur, Eddy Surahman mengurutkan, komoditas yang memberi sumbangan terhadap inflasi, yaitu: kue kering berminyak, cabai rawit, angkutan udara, ikan tongkol, bahan bakar rumah tangga, dan telur ayam ras. 

"Selanjutnya baru minyak goreng, kangkung, bawang merah, dan emas perhiasan," imbuhnya, Minggu, 3 Maret 2022. 

Sedangkan komoditas yang memberikan andil/sumbangan terhadap deflasi, yaitu: daging ayam ras, ikan kapar, udang basah, ikan gabus, ikan lais, ikan baung, ikan bandeng, nanas, daging sapi, dan tomat.

Inflasi tahun kalender Maret 2022 sebesar 1,53 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun yakni Maret 2022 terhadap Maret 2021 adalah sebesar 6,10 persen.

Untuk diketahui, di Kalimantan Tengah, Kota Sampit menjadi salah satu kota titik pemantauan indeks harga konsumen penentu inflasi selain Palangka Raya. Sementara di Sampit, ada dua titik pasar yang menjadi acuan titik pantau inflasi ini, yakni Pusat Perbelanjaan Mentaya Sampit dan Pasar Keramat Sampit. (USAY NOR RAHMAD/B-6)

Berita Terbaru