Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Denpasar Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Legislator Ini Ingin Usaha Komoditas Rotan di Kalteng Bisa Kembali Bangkit

  • Oleh Donny Damara
  • 05 April 2022 - 20:20 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Legislator Kalteng, Fajar Hariady berkeinginan usaha komoditas rotan di Kalteng bisa kembali bangkit dan menggeliat kedepannya. 

Menurutnya, untuk mewujudkan hal itu, perlu peran pemerintah daerah melalui instansi terkait, salah satunya mencari solusi atau langkah supaya komoditas rotan yang dimiliki Kalteng bisa bersaing dan diekspor ke luar negeri.

"Komoditas rotan Kalteng yang sudah diolah menjadi barang setengah jadi maupun jadi itu memiliki kualitas yang tinggi dan tidak kalah dengan provinsi lain. Tapi akhir-akhir ini usaha komoditas rotan di Kalteng lesu, akibat beberapa kebijakan pemerintah," ucapnya, Selasa, 5 April 2022.

Dia menjelaskan, salah satu kebijakan pemerintah yang membuat usaha komoditas rotan itu menjadi lesu yakni kebijakan yang melarang ekspor barang setengah jadi dan itu berimbas pada semua komiditi yang berpotensi dapat di ekspor dengan kondisi barang setengah jadi termasuk rotan.

Padahal, kata dia, komoditas usaha rotan di Kalteng sendiri sangat menjanjikan dan dapat menjadi sumber pendapatan perekonomian masyarakat, namun sangat disayangkan harus terbentur dengan kebijakan tersebut khususnya untuk mengekspor barang setengah jadi dari komoditas rotan.

"Kami harap kebijakan itu bisa dievaluasi oleh pemerintah, supaya komoditas usaha rotan khususnya di Kalteng ini bisa kembali bangkit. Karena, itu juga menjadi salah satu aspirasi masyarakat yang disampaikan pada saat kita melaksanakan reses," ujarnya.

Dia menerangkan, bukan berarti bahwa pihaknya tidak mendukung kebijakan itu, yang sebenarnya kebijakan tersebut memang baik untuk meningkatkan nilai suatu barang jika dijual dengan kondisi barang jadi. Akan tetapi, khususnya komoditas rotan bisa dikecualikan.

"Karena disuatu daerah itu tidak semuanya ada industri pengolah barang jadi seperti halnya rotan, kebanyakannya yang ada hanya pengolah barang setengah jadi, seharusnya sebelum kebijakan itu diterapkan ada baiknya pemerintah membangun industri pengolah barang jadi disetiap wilayah," jelasnya.

Terlepas dari itu, dirinya berharap kedepan pemerintah bisa mengambil langkah-langkah atau solusi tepat supaya komoditas usaha rotan tersebut bisa kembali bangkit dan menjadi primadona pada leading sektor perekonomian khususnya di Kalteng. (DONNY D/B-7)

Berita Terbaru