Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Hulu Sungai Tengah Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Frekuensi Penerbangan di Kalteng Selama Februari 2022 Turun 16,41 Persen

  • Oleh Donny Damara
  • 06 April 2022 - 08:15 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala BPS Kalteng, Eko Marsoro  menyampaikan frekuensi penerbangan di Kalteng selama bulan Februari 2022 lebih tinggi dibanding dengan frekuensi penerbangan pada bulan yang sama tahun 2021, namun lebih rendah dari tahun 2020.

Eko menyebut, apabila dibandingkan dengan kondisi pada bulan Januari 2022, frekuensi penerbangan di Kalteng selama Februari 2022 turun sebesar 16,41 persen, yakni dari 969 penerbangan menjadi 810 penerbangan.

"Penurunan frekuensi penerbangan pada Februari 2022 ini juga diikuti oleh penurunan jumlah penumpang dan volume arus barang," ujar Eko, Selasa, 5 Februari 2022.

Rinciannya, jumlah penumpang mengalami penurunan sebesar 16,04 persen, dari 74.106 orang di Januari 2022 menjadi 62.218 orang pada Februari 2022. Penurunan ini berasal dari jumlah penumpang yang datang turun sebesar 18,14 persen dan jumlah penumpang berangkat turun sebesar 13,84 persen.

Sedangkan, volume arus barang mengalami penurunan sebesar 9,83 persen. Volume bongkar barang turun sebesar 5,59 persen dan volume muat barang turun sebesar 18,03 persen.

Jika dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya yaitu Februari 2021, frekuensi penerbangan pada Februari 2022 mengalami kenaikan sebesar 4,38 persen, yakni dari 776 penerbangan menjadi 810 penerbangan.

Sejalan dengan frekuensi penerbangan itu juga, jumlah penumpang dan volume arus barang mengalami kenaikan masing-masing sebesar 28,02 persen dan 2,15 persen.

Adapun jumlah penumpang angkutan udara selama bulan Februari 2022 di Kalteng yaitu hanya mencapai 62.218 orang. Hal ini mengalami penurinan sebesar 16,04 persen dibanding bulan sebelumnya yaitu Januari 2022 yang sebanyak 74.106 orang.

Penurunan tersebut berasal dari jumlah penumpang di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya yang turun sebesar 19,11 persen dari 39.884 orang menjadi hanya sebanyak 32.264 orang.

Sementara itu, Bandara Iskandar Kotawaringin Barat juga turun sebesar 14,22 persen yang awalnya dari 24.257 orang hanya menjadi 20.808 orang dan Bandara H Asan Kotawaringin Timur turun sebesar 6,04 persen dari 8.357 orang menjadi 7.852 orang.

Selanjutnya, untuk konsentrasi penumpang masih didominasi oleh Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya yakni sebesar 51,86 persen, diikuti oleh Bandara Iskandar Kotawaringin Barat 33,44 persen, dan Bandara H Asan, Kotawaringin Timur 12,62 persen.

Sementara itu, volume arus barang yang mencapai 807 ton terdistribusi melalui Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya sebesar 63,20 persen, Bandara Iskandar Kotawaringin Barat 23,17 persen, serya Bandara H Asan, Kotawaringin Timur 12,89 persen. (DONNY D/B-11)

Berita Terbaru