Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Malaka Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Satpol PP Barito Timur Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Prostitusi di Km 270

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 13 April 2022 - 22:50 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Barito Timur menindaklanjuti laporan masyarakat melalui media sosial terkait warung di Km 270 Desa Tampa yang diduga menyediakan layanan prostitusi.

"Kami sudah menemui ketua RT setempat, kemudian memanggil 3 orang penyewa atau pemilik warung di Km 270 untuk diskusi dan konfirmasi aduan masyarakat," ungkap Plt Kasatpol PP, Ari Panan P Lelu, Rabu, 13 April 2022.

Menurutnya, para pengelola warung mengakui bahwa kadang ada pengunjung warung membawa minuman keras jika singgah di warung karena warung-warung tersebut memang buka hingga larut malam. Kemudian, juga menjadi tempat peristirahatan sopir angkutan besar karena lahan parkir yang luas.

"Akhirnya kami minta mereka membuat pernyataan untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak melakukan hal yang negatif," lanjut Ari Panan.

Namun, dia tidak memberikan keterangan yang jelas terkait dugaan praktek prostitusi yang dilaporkan masyarakat. "Kepada pengelola warung kami imbau agar tetap menjaga keamanan, ketertiban. Demikian pula dengan pengunjung harus menghormati ketentuan yang telah disepakati dengan ketua RT setempat. Kami juga meminta pengelola warung agar segera melapor ke ketua RT jika ada masalah," kata Ari Panan.

Sebelumnya, pemilik akun Facebook berinisial S melaporkan melalui grup Facebook Barito Timur Membangun tentang keluhan masyarakat terhadap dugaan praktek protitusi pada warung-warung yang beroperasi di Km 270.

Namun, pemilik akun yang mengaku sebagai ketua RT ini juga tidak menerangkan seperti apa prostitusi yang dimaksud.

"Mohon KPD Satpol PP Bartim, untuk menertibkan warung yg ada di Ds Tampa km 270, Krn ada isu2 yg meresahkan mengenai bebasnya prostitusi, dan yg menyewakan warungnya kepada para perempuan yg tidak jelas di beri teguran," tulisnya.

"Saya pun selaku ketua RT di sini TDK pernah ada yg melapor keberadaan mereka yg buka warung daerah sini. Saya mewakili keluhan  masyarakat RT 04 khususnya, merasa tidak nyaman terimakasih," lanjutnya dalam tulisan yang diposting dua hari lalu. (BOLE MALO/B-7) 

Berita Terbaru