Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Toba Samosir Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Relawan Matabu Jaya Aktif Bantu Masyarakat Meski Sarana Terbatas

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 26 April 2022 - 16:20 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Relawan Matabu Jaya di Desa Matabu, Kabupaten Barito Timur sangat aktif membantu masyarakat yang mengalami musibah atau bencana meskipun memiliki sarana penanganan kebencanaan yang minim.

"Kami paling banyak menolong korban kecelakaan lalu lintas (lakalantas,)," kata Koordinator Kebencanaan Relawan Matabu Jaya, Ahmad Khomaru saat diwawancarai pada momentum Hari Kesiapsiagaan Bencana atau HKB, Selasa, 26 April 2022.

Selain lakalantas, Relawan Matabu Jaya yang terbentuk pada tanggal 7 November 2020 ini, juga menangani kebakaran, banjir, orang hilang, pohon tumbang maupun membantu pemerintah desa menyalurkan bantuan ke masyarakat.

"Kami tidak terikat hanya pada masalah kebencanaan tapi semua kegiatan kemanusiaan atau kegiatan sosial juga kami kerjakan, selain relawan yang khusus menangani kebakaran dan lakalantas, kami punya relawan serbaguna yang bisa membantu untuk semua kegiatan sosial seperti penyaluran bantuan tadi," jelas Khomaru.

Terkait kesiapsiagaan bencana di masyarakat, Ketua Relawan Matabu Jaya Safrahuddin mengungkapkan, pihak sering melakukan pelatihan atau pembekalan penanganan kebakaran, lakalantas dan bencana lain kepada relawan.

"Bermodal pelatihan dan pengalaman yang sudah kami miliki, kemudian kami melakukan sosialisasi kepada masyarakat melalui media sosial," ungkapnya.

Safrahuddin juga mengakui peralatan atau sarana penanganan kebencanaan yang dimiliki Relawan Matabu Jaya masih minim sehingga belum optimal dalam membantu masyarakat.

"Contohnya kalau ada kebakaran, wilayah di Dusun Timur ini berbeda di Kalimantan Selatan yang banyak genangan air di sekitar pemukiman warga sedangkan kami masih menggunakan alat pemadam portabel berupa Alkon yang kami pinjam dari pemerintah desa karena kami belum punya mobil tanki pemadam kebakaran," ungkapnya.

Dia menjelaskan, berbeda halnya jika sudah memiliki mobil pemadam maka saat tiba di lokasi langsung memadamkan api tanpa mencari perlu sumber air dulu.

"Saat ini kami baru punya mobil kijang kapsul bekas untuk operasional. Mobil ini multifungsi karena kami gunakan sebagai ambulans tapi juga untuk mengangkut alat pemadam kebakaran," kata Safrahuddin.

Mobil tersebut dibeli dari hasil sumbangan masyarakat yang hingga kini sisa pembayarannya masih dicicil jika tersedia uang di kas Relawan Matabu Jaya.

"Kami masih punya tunggakan mobil ini tapi cicilannya menyesuaikan kemampuan kami," jelasnya.

Meski dengan keterbatasan sarana tersebut Safrahuddin memastikan kondisi itu tidak menyurutkan semangat relawan untuk membantu masyarakat yang mengalami bencana.

"Alhamdulillah meski kondisi kami terbatas namun kami sudah banyak membantu masyarakat. Relawan kami juga pernah berangkat ke daerah lain untuk membantu korban bencana banjir," tandasnya.

Safrahuddin berharap masyarakat terus mendukung keberadaan Relawan Matabu Jaya khususnya dalam melengkapi sarana penanganan kebencanaan sehingga dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan. (BOLE MALO/B-7) 

Berita Terbaru