Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Tasikmalaya Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Anggota DPRD Dapil IV Kalteng Pantau Arus Mudik dan Ketersediaan Bahan Pokok

  • Oleh Donny Damara
  • 29 April 2022 - 11:50 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kalangan Anggota DPRD Dapil IV Kalteng baru-baru ini memantau arus mudik dan ketersediaan bahan pokok menjelang hari hari raya Idul Fitri 1443 Hijriah tahun 2022.

Anggota DPRD Dapil IV Kalteng dalam melakukan pemantauan tersebut dibagi menjadi 2 kelompok. Adapun kelompok I terdiri dari Achmad Rasyid, Ina Prayawati, dan Siswandi yang melaksanakan pemantauan di Kabupaten Barsel.

Sedangkan kelompok II yang terdiri dari Jimmy Carter, Purman Jaya, Henry, Sirajul Rahman, Yulilis, serta Sri Neni Trianawati melaksanakan pemantauan di wilayah Kabupaten Barito Utara dan Murung Raya.

Achmad Rasyid yang juga nerupakan Ketua Komisi II ini mengatakan kunjungan yang pihaknya lakukan di Kabupaten Barsel memantau sejumlah titik pos pemantauan yang ada di wilayah kabupaten tersebut.

"Informasi yang kita dapatkan waktu itu Dishub setempat menyatakan siap melakukan pengamanan arus mudik maupun arus balik lebaran tahun ini. Disana petugas gabungan membentuk 3 titip pos pengamanan yakni di sekitar Kalahien, Rikut Jawu, dan di simpang tiga jalan Pahlawan masuk ke arah kota Buntok," ujarnya, Jumat, 29 April 2022.

Dia mengungkapkan, pembukaan posko tersebut, sebagai upaya antisipasi, sekaligus dalam rangka memberikan rasa aman bagi para pemudik, baik itu saat menuju maupun keluar dari wilayah Kabupaten Barsel di masa lebaran ini.

"Mereka akan bekerja secara maksimal, mengingat sebelumnya masyarakat sudah 3 tahun tidak mudik. Harapannya, meski sudah diperbolehkan untuk mudik, masyarakat juga diingatkan agar tetap disiplin dalam menerapkan prokes," ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan kunjungan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Barito Selatan untuk memantau ketersediaan 9 bapok.

"Berdasarkan informasi dari Disperindag setempat, mereka menjamin ketersediaan 9 bapok tetap aman sampai bulan Juli 2022 mendatang. Kenaikan terjadi, akibat pengaruh kenaikan BBM, tapi itu masih dalam batas toleransi yang wajar," sebutnya.

Upaya Disperindag Barsel, lanjut dia juga secara rutin melaksanakan pasar murah bagi masyarakat setempat, dengan paket berisikan beras premium, minyak goreng, gula pasir dan lain-lainnya. Setiap paket hanya di tebus dengan harga Rp 50.000 per paket.

"Kami menilai upaya yang dilakukan itu sudah sangat baik. Harapannya, itu dapat terus dilakukan agar masyarakat menjadi aman, nyaman, terlebih pasokan 9 bahan pokok pun tetap terjaga secara baik, sampai pada saat lebaran mendatang," imbuhnya. (DONNY D/B-5)

Berita Terbaru