Aplikasi Pilkada Serentak

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Owa di Sampit ini Mengganas karena Birahi

  • Oleh Usay Nor Rahmad
  • 21 Mei 2022 - 18:00 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, menilai perilaku owa yang dipelihara warga di Jalan Delima 7 Sampit, mengganas karena sedang masa birahi. Kondisi ini sangat berbahaya bagi manusia yang berada di dekatnya. 

"Kondisi ini berbahaya, satwa tersebut bisa mengamuk dan menyerang warga," ungkap Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah, 21 Mei 2022. 

Beberapa waktu lalu pernah terjadi serangan owa terhadap warga. Serangan owa terjadi di Dusun Sungai Bugis, Desa Kenyala, Kecamatan Telawang.

Saat itu ada seekor owa jantan yang lepas dari kandang dan menyerang warga. Serangan ini menyebabkan seorang bocah mengalami luka sobek dengan 20 jahitan. Diduga, satwa tersebut mengamuk karena saat birahi dan tidak menemukan pasangan.

BKSDA Pos Jaga Sampit juga kerap mengingatkan warga agar tidak memelihara owa. Owa atau biasa juga disebut owa-owa merupakan salah satu satwa liar yang dilindungi Undang-Undang. 

"Owa tidak boleh dipelihara. Selain itu, memelihara owa juga berisiko, sebab perilaku satwa tersebut dapat berubah agresif saat memasuki masa birahi," tandasnya. (USAY NOR RAHMAD/B-5)

Berita Terbaru