Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Trenggalek Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

DPRD Kobar Turut Prihatin soal Kejadian Pemukulan pada Pencuri Helm yang Ternyata ODGJ

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 22 Mei 2022 - 14:46 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Anggota DPRD Kotawaringin Barat, Tuslam Amirudin turut prihatin atas kejadian pemukulan kepada seorang pria bernama AL (38) yang mengidap riwayat gangguan kejiwaan di Pangkalan Bun, Kamis 19 Mei 2022.

Dia prihatin dengan pihak korban yang terluka. Baik dari pemilik barang yakni helm, hingga pelaku yang dipukul oleh beberapa warga sebelum diamankan. Menurutnya peristiwa itu hanya kesalahpahaman karena tak mengetahui bahwa salah satu pihak adalah warga berstatus ODGJ.

Menurut Tuslam, pengidap ODGJ perlu penanganan dan pembinaan hingga pengobatan khusus, agar tidak membuat masyarakat takut atau dirugikan. Terkait kesalahpahaman yang berujung pemukulan oleh massa dinilai sangat disayangkan.

"Mereka juga saudara kita yang kebetulan berkebutuhan khusus karena ada gangguan kejiwaan. Jangan sampai main hakim sendiri dan terhasut dengan kepanikan sesaat," kata Tuslam, Minggu, 22 Mei 2022.

Lanjutnya, bila menemukan hal serupa, perlu dilakukan tindakan preemtif dan preventif agar tidak terulang kesalahan yang sama. Pengawasan dan pembinaan dari instansi terkait perlu dioptimalkan agar ODGJ mendapat rumah untuk sembuh.

"Mereka perlu diobati. Besar harapan keluarga mereka bahwa pengidap ODGJ dapat sembuh. Penanganan yang diberikan harus terarah. Kunci utama pemulihan kesehatan jiwa bagi penderita ODGJ adalah perhatian dari pihak keluarga dan lingkungan yang memberi rasa nyaman," pungkasnya.

Tuslam juga mengapresiasi pihak kepolisian yang sudah memfasilitasi kedua belah pihak sepakat untuk berdamai. Ia berterimakasih karena pihak kepolisian dapat menjadi pengayom dalam melayani masyarakat. (DANANG/B-6)

Berita Terbaru