Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Luwu Timur Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

PUPR Palangka Raya Fokus Tingkatkan 30 Ruas Jalan

  • Oleh ANTARA
  • 25 Mei 2022 - 23:20 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah fokus dalam meningkatkan 30 ruas jalan di wilayah setempat sebagai salah satu upaya meningkatkan ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19.

"Tahun ini Bina Marga ada anggaran yang bersumber dari dana pinjaman program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dianggarkan pada 2021 dan 2022," kata Kepala Bidang Bina Marga, Dinas PU Kota Palangka Raya Fahrial Anchar di Palangka Raya, Rabu.

Dia menerangkan proses pengerjaan 30 ruas jalan itu sampai saat ini telah mencapai hasil 90 persen dari keseluruhan proyek.

Selain menggunakan dana PEN, pihaknya juga memiliki delapan paket peningkatan infrastruktur jalan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) murni 2022.

"Untuk delapan paket ini belum dikerjakan. Lelang proyek baru akan segera kami lakukan," kata Fahrial.

Program Pemulihan Ekonomi Nasional merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk mengurangi dampak COVID-19 terhadap perekonomian.

Selain penanganan krisis kesehatan, pemerintah juga menjalankan program PEN sebagai respon atas penurunan aktivitas masyarakat yang berdampak pada ekonomi, khususnya sektor informal atau UMKM.

Program ini bertujuan melindungi, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya selama pandemi COVID-19.

Untuk UMKM, program PEN diharapkan dapat "memperpanjang nafas" UMKM dan meningkatkan kinerja UMKM yang berkontribusi pada perekonomian Indonesia.

"Jika akses jalan baik, maka masyarakat juga semakin mudah dalam beraktivitas, dengan begitu diharapkan perekonomian masyarakat dapat meningkat," katanya.

Sementara itu, seorang warga Palangka Raya, Zainudin menyambut baik peningkatan sejumlah ruas jalan yang dilakukan Pemkot Palangka Raya.

"Tentu perbaikan ini mempermudah kami dalam beraktivitas, selain mengurangi waktu tempuh juga berpengaruh terhadap keselamatan saat berkendara," katanya.

Dia pun berharap nantinya ruas-ruas jalan yang belum tersentuh program tersebut dapat ditingkatkan melalui program lain.

"Jalan kita harus baik, kondisi infrastruktur jalan merupakan salah satu penopang utama peningkatan ekonomi masyarakat. Jika jalan baik kita juga mudah untuk berinteraksi termasuk menjalankan jual beli," kata pria yang merupakan pelaku UMKM itu.

ANTARA

Berita Terbaru