Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Mamuju Utara Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

GAPKI: Komitmen Semua Pihak Diperlukan untuk Tingkatkan Harga TBS

  • Oleh Hermawan Dian Permana
  • 08 Juni 2022 - 22:51 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Rizky Djaya menilai harga Tandan Buah Segar (TBS) akan bagus kedepannya.

Namun dengan syarat semua pihak memiliki komitmen yang kuat dalam ekspor terbatas yang dikeluarkan oleh Presiden Republik Indonesia.

“Kebijakan yang diambil oleh pemerintah, dalam melaksanakan ekspor terbatas ini bagus. Karena pemerintah memikirkan ketersediaan minyak goreng dalam negeri,” ungkapnya, Rabu 8 Juni 2022.

Menurutnya dalam ekspor terbatas pemerintah harus melakukan pengawasan supaya tidak ada pihak yang mencari keuntungan pribadi.

Rizky menjelaskan saat larangan ekspor diberlakukan oleh pemerintah beberapa waktu yang lalu, itu banyak memberikan dampak. Baik dari sisi perusahaan maupun petani sawit.

“Ketika larangan ekspor diperlakukan, TBS tidak bisa diapa-apakan, akhirnya menumpuk dan petani harus mengeluarkan biaya perawatan. Meskpun dipaksa dipanen dan sempat tertahan, akhirnya kadar asam Crude Palm Oil (CPO) itu meningkat dan tidak laku dijual,” tambahnya.

Rizky berharap pemerintah jangan hanya menekan perusahaan, tapi pemerintah juga harus melakukan pengawasan supaya kestabilan harga TBS ini terjaga dan stok minyak goreng di dalam negeri terpenuhi.

Dia menjelaskan dampak dari larangan ekspor kemarin negara Malaysia dan negara penghasil biji matahari serta kedelai itu sangat diuntungkan.

“Indonesia dirugikan karena kurangnya kita ekspor. Tentu pamasukan Divisa itu berkurang dan berpengaruh terhadap penghasilan negara, tapi karena kepentingan untuk rakyat makanya pemerintah mengambil kebijakan tersebut,” timpalnya. (HERMAWAN DP/B-11)


TAGS:

Berita Terbaru