Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Jember Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

296 Kasus DBD selama 2015, Fogging masih Gencar Dilakukan

  • 09 Januari 2016 - 11:27 WIB

SEBANYAK 296 kasus demam berdarah dengue (DBD) menimpa warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sepanjang 2015. Kini masyarakat diminta terus waspada karena musim hujan merupakan masa perkembangan jentik nyamuk aedes aegypti, penyebab DBD.

“Selama 2015 kasus DBD memang meningkat yakni 296 kasus, dibandingkan 2014 lalu yang hanya 174 kasus,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim, Faisal Novendra Cahyanto, Sabtu (9/1/2016).

Namun, meskipun terjadi peningkatan kasus penderita DBD selama 2015, tetapi pada tahun ini tidak ada kasus kematian akibat DBD.

“Kita patut beryukur tidak ada kematian akibat DBD. Ini (pada 2015) pertama dalam kurun delapan tahun terakhir tidak ada kasus kematiannya,” jelas dia.

Menurutnya, salah satu yang mempengaruhi peningkatan kasus penyakit DBD adalah karena perubahan iklim, yakni beberapa bulan terakhir tercatat indeks curah hujan yang tinggi. Untuk mencegahnya Dinkes Kotim rutin melakukan tindakan pengasapan atau fogging.

“Tetapi partisipasi masyarakat saat dilakukan pengasapan masih rendah,” ucap Faisal.

Menurut dia, banyak permintaan fogging yang diajukan ke dinasnya, baik melalui pemerintah desa, maupun puskesmas. Tetapi tidak sedikit masyarakat yang menolak ketika rumahnya akan di-fogging.

“Memang kami harapkan partisipasi masyarakat tidak hanya ketika dia harus melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), ataupun tempat penyimpanan airnya dikuras. Tetapi juga diharapkan partisipasinya ketika fogging dengan membuka pintu rumah, ini yang paling repot,” ujar Faisal. (RF/B-1)

Berita Terbaru