Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Mojokerto Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Minggu Ini 7 Kabupaten di Kalteng Zona Hijau

  • Oleh Hermawan Dian Permana
  • 30 Juni 2022 - 23:31 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya – Data Aplikasi Bersatu Lawan Covid-19 (BLC) menunjukan pada Minggu ini 7 kabupaten yang telah ditetapkan sebagai zona tidak ada kasus atau zona hijau di wilayah Kalteng.

Walaupun sudah ada 7 wilayah tanpa kasus secara keseluruhan wilayah Kalteng masih berada dalam zona kuning dengan skor 2,80.

Aplikasi BLC pada 27 Juni 2022 menunjukan tujuh kabupaten zona hijau tersebut, yakni Katingan 2,74, Gunung Mas 2,74, Barito Timur 2,74, Sukamara 2,72, Seruyan 2,72, Lamandau 2,72, dan Barito Selatan 2,69.

Sementara berdasarkan hasil skoring tujuh kabupaten/kota lainnya masih berada dalam zona kuning, yakni Barito Utara 2,80, Palangka Raya 2,86, Kotawaringin Barat 2,84, Kotawaringin Timur 2,84, Kapuas 2,72, Pulang Pisau 2,64, dan Murung Raya 2,50. Seluruhnya masih berstatus terdampak.

Pemerintah kabupaten/kota diminta untuk terus memperhatikan zonasi risiko kenaikan kasus penyebaran Covid-19, serta meningkatkan sinergis upaya percepatan pemutusan penyebaran Covid-19.

Masyarakat juga diminta untuk mendukung program vaksinasi serta mematuhi protokol kesehatan melalui 5M, di samping melakukan testing, tracing, dan treatment (3T), agar Kalteng seluruhnya dapat menjadi zona hijau penyebaran Covid-19.

Sedangkan update terbaru hari Kamis 30 Juni 2022 Secara kumulatif, total kasus konfirmasi covid-19 berjumlah 57.172 kasus, pasien sembuh 55.455 orang, dan pasien meninggal dunia 1.692 orang.

Kasus aktif yang dirawat di rumah sakit ada enam orang dan yang isolasi mandiri ada 19 orang. Jika berdasarkan persentase, maka persentase kesembuhan 97 persen, dalam perawatan 0,04 persen, dan meninggal 2,96 persen.

Sedangkan kasus konfirmasi Covid-19 tidak mengalami penambahan. Pasien sembuh bertambah dua orang dari Murung Raya. Sedangkan jumlah pasien meninggal juga tidak mengalami penambahan. (HERMAWAN DP/B-6)

Berita Terbaru