Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Mojokerto Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Vaksin PMK Terbatas, Dinas Utamakan Sapi Produktif

  • Oleh Testi Priscilla
  • 02 Juli 2022 - 21:46 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Penyebaran penyakit mulut dan kuku atau PMK di Kota Palangka Raya saat ini cukup memprihatinkan, terutama menjelang idul adha seperti saat ini. 

Sementara vaksin PMK yang didatangkan untuk Kota Palangka Raya jumlahnya masih terbatas, sehingga Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Palangka Raya mengutamakan pemberian vaksin PMK pada sapi yang masih produktif.

"Vaksin yang diberikan kepada kita di Palangka Raya ini sangat terbatas dan tidak sebanding dengan jumlah ternak kita, sehingga mau tidak mau kita harus membuat pengutamaan. Sekarang yang kita utamakan untuk diberikan vaksin PMK adalah sapi-sapi betina yang produktif," kata Kepala Puskeswan Kota Palangka Raya, drh Hari Eko Yuwono kepada Borneonews, Sabtu, 2 Juli 2022.

Pemberian vaksin PMK diutamakan untuk sapi berita lantaran inilah yang menjadi cikal bakal berkembangnya peternakan di Kota Palangka Raya, terlebih lagi di Kalimantan Tengah.

"Ternak kita sapi betina itu kita sebut produktif karena anak-anak sapi betina ini merupakan cikal bakal kita untuk mengembangkan peternakan kita. Kalau sapi-sapi betina ini mati akibat PMK tentu akan sangat berpengaruh dengan peternakan kita di Kalteng, terutama di Palangka Raya," tutur Ketua Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia atau PDHI Provinsi Kalimantan Tengah ini lagi.

Dokter Hewan ini juga menjelaskan bahwa saat ini ada puluhan ribu sapi yang tersebar di seluruh peternak di Kalteng.

"Tetapi vaksin yang kita dapatkan dari pemerintah pusat itu tidak sampai 20 persennya dari jumlah ternak kita. Makanya yang kita utamakan adalah sapi-sapi betina supaya sektor peternakan kita masih tetap bisa berjalan," jelas drh Eko lagi. (TESTI PRISCILLA/B-11)


TAGS:

Berita Terbaru