Aplikasi Sistem Pemetaan Suara Pemenangan Pilkada 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Petani Sawit Harapkan Pemerintah Turunkan Harga Pupuk

  • Oleh Wahyu Krida
  • 19 Juli 2022 - 18:45 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Masih rendahnya harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit belakangan ini dan ditambah dengan tingginya harga pupuk tentunya membuat para petani sawit mandiri semakin terjepit.

Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Mandiri (APKSM) YB Zainanto Hari Widodo, Selasa, 19 Juli 2022 menjelaskan dalam perhitungan pihaknya sebagai masyarakat petani, berapapun harga sawit sebenarnya masih bisa mendapatkan keuntungan.

"Namun perlu diingat, harga pupuk tolong bisa disesuaikan. Masalahnya saat ini harga pupuk sangat tinggi contohnya pupuk NPK mencapai Rp 700.000 ke atas," jelas YB Zainanto Hari Widodo.

Artinya, menurut YB Zainanto Hari Widodo, seberapapun naiknya harga TBS bila harga pupuk masih tetap tinggi, tentunya bakal membuat para petani tetap kesulitan.

"Terlebih harga TBS saat ini sedang turun, ditambah lagi harga pupuk sangat mahal. Kami mohon pemerintah bisa menyesuaikan harga pupuk tersebut, lantaran pupuk sangat berperan untuk membuat tanaman kami bisa menghasilkan buah yang bagus," jelas YB Zainanto Hari Widodo.

Karena, lanjut YB Zainanto Hari Widodo, bila dibandingkan dengan komoditas lain, kelapa sawit memang paling tinggi memberikan income bagi petani dan devisa bagi negara.

"Agar petani sawit semakin bergairah, kami mohon pada pemerintah agar harga pupuk ini bisa diperhatikan," harapnya. (WAHYU KRIDA/B-5)

Berita Terbaru