Aplikasi Kawal Pilkada dan Manajemen Relawan

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Ini Jawaban Mantan Anggota Polri yang Dipecat Secara Tidak Hormat dan Melakukan Aksi Penipuan

  • Oleh Wahyu Krida
  • 08 Agustus 2022 - 14:00 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dengan nada menyesal Hartono, mantan anggota Polri yang dipecat secara tidak hormat dan terlibat kasus penipuan jual beli mobil menjawab pertanyaan Kapolres Kotawaringin Barat (Kobar) AKBP Bayu Wicaksono terkait kasus kriminal yang dilakukannya saat pers rilis kasus yang digelar, Senin, 8 Agustus 2022.

Menurutnya ulahnya tersebut dilakukannya lantaran ia sedang terjerat masalah keuangan yang cukup parah. "Saya khilaf Ndan. Mohon maaf atas perbuatan saya," ujar Hartono dengan nada menyesal.

Hartono menjelaskan uang yang diterimanya sebesar Rp 110.000.000 tersebut juga telah habis digunakan untuk berjudi secara online.

Saat ditanyai kapolres kenapa ia melakukan tindakan indisipliner yaitu desersi Hartono menjawab hal tersebut dilakukannya lantaran ia ingin menjalani kehidupan seperti masyarakat biasa.

"Saya akui cara saya salah dan siap menjalani proses hukum atas perbuatan saya yaitu meninggalkan tugas tanpa mengikuti aturan yang berlaku dan kasus penipuan. Pasca meninggalkan tugas, saya berada di Kalimantan Barat dan bekerja di tambang pasir," jelasnya.

Kapolres mengatakan sebenarnya setekah diketahui desersi, unit Propam Polres Kobar sudah melakukan pencarian pada Hartono.

"Sebenarnya akibat tindakan indisipliner tersebut, kami juga sudah melakukan upaya pencarian guna dilakukan pembinaan. Namun ternyata yang bersangkutan saat itu belum bisa diketahui keberadaannya. Hingga kami menerima adanya laporan terkait kasus kriminal berupa penipuan yang dilakukan oleh tersangka Hartono," jelasnya.

Karena itulah menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya segera melakukan penyelidikan kembali mengenai keberadaan Hartono dan akhirnya Sat Reskrim Polres Kobar berhasil menemukannya.

"Tentunya perbuatan Hartono sangat disayangkan. Mengingat karirnya sebagai anggota Polri tentunya tidak bisa dicapai dengan mudah. Pastinya ia bisa menjadi anggota Polri setelah melalui perjuangan dan berbagai tes, hingga yang bersangkutan bisa mencapai pangkat terakhir Briptu sebelum dipecat secara tidak hormat," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)

Berita Terbaru