Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Kab. Bandung Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pemko Palangka Raya Lakukan Intervensi Sensitif Atasi Stunting

  • Oleh Hendri
  • 10 Agustus 2022 - 11:11 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemerintah Kota Palangka Raya menjalankan fungsi intervensi sensitif yang memiliki pengaruh 70 persen dalam percepatan penurunan stunting. Fungsi ini dijalankan oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Wakil Wali Kota Palangka Raya, Umi Mastikah mengatakan, intervensi sensitif merupakan kegiatan yang berhubungan dengan penyebab tidak langsung stunting yang umumnya berada di luar persoalan kesehatan.

Intervensi sensitif terbagi menjadi 4 jenis yaitu penyediaan air minum dan sanitasi, pelayanan gizi dan kesehatan, peningkatan kesadaran pengasuhan dan gizi serta peningkatan akses pangan bergizi.

Dalam rangka optimalisasi fungsi intervensi TPPS sebelumnya melaksanakan rekonsiliasi agar masing-masing pihak yang tergabung di dalam struktur TPPS dapat memahami tugas dan tanggungjawabnya masing-masing serta dapat bersinergi dalam pelaksanaan seluruh kegiatan.

"Kegiatan Rekonsiliasi kemaren dapat dijadikan sebagai sarana untuk mensosialisasikan pelaksanaan audit kasus stunting dan program bapak asuh anak stunting," katanya, Rabu 10 Agustus 2022.

Rekonsiliasi kata dia, sangat perlu dilakukan, untuk bisa menghubungkan semua pihak. Misalnya satu bisa melakukan apa, juga lembaga terkait bisa berbuat apa. Sehingga ada strategi bagaimana agar stunting bisa dicegah bahkan menurunkan angka kasus gizi buruk dan gizi kurang. (HENDRI/B-11)

Berita Terbaru