Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Banggai Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pria Tusuk Sopir Travel Karena Kesal Ditagih Biaya Sewa Mobil Ditangkap

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 13 Agustus 2022 - 15:11 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Unit Buser Satreskrim Polres Kotawaringin Barat (Kobar) bersama jajaran Polsek Kumai, berhasil menangkap seorang pelaku inisial AF (42) yang sempat melarikan diri pasca menusuk Sopir Travel, di Desa Kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Rabu, 10 Agustus 2022.

Pelaku yang merupakan warga Desa Penda Tenggaring Baru, Kecamatan Katingan Hulu, Kabupaten Katingan tersebut, nekat menusuk korbannya lantaran kesal saat ditagih uang sewa mobil.

Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono melalui Kapolsek Kumai Iptu Rahis Fadhlillah, mengungkapkan bahwa saat ini tersangka telah diamankan dan dibawa ke Mapolsek Kumai guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Jadi, pelaku ini sempat melarikan diri pasca kejadian, dan berkat kerjasama yang baik antara Reskrim Polres Kobar dan Polsek jajaran akhirnya pada Jumat, 12 Agustus 2022 kemarin, pelaku berhasil ditangkap," ujarnya, Sabtu, 13 Agustus 2022.

Adapun barang bukti yang diamankan, berupa satu senjata tajam jenis badik/pisau kecil yang terbuat dari besi dan gagang dari kayu berwarna coklat, tas selempang berwarna abu-abu, dan 1 celana pendek berwarna Cream yang memiliki bercak darah.

Adapun kronologinya, pada Sabtu, 30 Juli 2022, pelaku bersama keluarga menyewa mobil milik korban dari Palangka Raya untuk berangkat ke Pangkalan Bun.

Kemudian pada Minggu, 31 Juli 2022, sekitar pukul 03.30 WIB, mereka tiba di Pangkalan Bun dan menginap di Hotel Zam-Zam. Lalu pada Rabu, 3 Agustus 2022 pelaku dan keluarga, beserta korban keluar dari hotel dan mencari tumpangan untuk menginap di rumah keluarganya, di Desa Kubu, Kecamatan Kumai.

Sejak hari itu mereka tinggal sementara di tempat tersebut. Kemudian pada hari Rabu 10 Agustus 2022, sekitar pukul 17.00 WIB, Korban menanyakan ongkos sewa mobil kapan dibayarkan.

"Korban ini menagih uang bayar sewa mobil ke pelaku, karena sudah kehabisan uang dan akan kembali ke Palangka Raya, karena sudah terlalu lama di Pangkalan Bun," ungkapnya.

Ternyata, pelaku tidak bisa membayar dengan alasan tidak mempunyai uang. Namun, korban tetap meminta pertanggungjawaban kepada pelaku. Akhirnya, permasalahan tersebut dibawa ke rumah Kades setempat untuk meminta solusi. Pelaku pun pergi bersama rekannya.

Berita Terbaru