Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Manggarai Barat Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Dua Kali Ricuh, Turnamen Kotawaringin Cup 2022 Dihentikan

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 18 Agustus 2022 - 10:50 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pascadua kali terjadi kericuhan pada turnamen Kotawaringin Cup Tahun 2022, pihak kepolisian mengambil langkah tegas dengan meminta agar turnamen tersebut dihentikan.

Diketahui, kericuhan pertama terjadi pada Juli 2022 lalu. Kemudian terjadi lagi pada Selasa, 16 Agustus 2022. Bahkan akibat kericuhan yang terjadi, seorang pemain bola dari RSSI FC mengalami luka cukup parah, hingga koma dan dilakukan perawatan intensif di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.

Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono mengatakan bahwa pihaknya bersikap tegas apabila ada kegiatan pemicu kericuhan, dan menyebabkan situasi tidak kondusif. Atas insiden dalam Turnamen Bola Kotawaringin Cup 2022, pihaknya merekomendasikan agar dihentikan.

"Personel kami bersama Muspica, pihak panitia dan para peserta turnamen sudah dilakukan koordinasi untuk menindaklanjuti kejadian tersebut. Semua sepakat turnamen itu dihentikan," ujar Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono, Kamis, 18 Agustus 2022.

Dia melanjutkan, kericuhan yang terjadi juga sudah kedua kalinya, sehingga perlu adanya langkah tegas dan tindakan untuk mencegah terjadinya hal-hal tidak diinginkan.

"Kalau turnaman ini dilanjutkan akan sangat berbahaya dan diperkirakan kericuhan akan terulang kembali karena sudah dua kali kejadian," ungkapnya.

Sementara itu, berkaitan dengan tindak lanjut terhadap adanya dugaan penganiayaan terhadap salah satu pemain, polisi juga sudah menindaklanjuti. Termasuk melakukan pengecekan terhadap korban yang kondisinya sudah berangsur-angsur membaik.

"Terhadap laporan memang belum dilakukan oleh korban, namun kami melakukan jemput bola dengan mendatangi korban untuk segera menbuat laporan atas penganiayaan yang terjadi," pungkasnya. (DANANG/B-7)

Berita Terbaru