Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Pakpak Bharat Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

PN Pangkalan Bun Gelar Sidang Pemeriksaan Setempat Sengketa Lahan Kantor Kelurahan Madurejo

  • Oleh Danang Ristiantoro
  • 19 Agustus 2022 - 20:10 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pengadilan Negeri (PN) Pangkalan Bun menggelar sidang Pemeriksaan Setempat (PS), dalam perkara sengketa tanah yang saat ini berdiri Kantor Kelurahan Madurejo, yang diakui milik Alm Usir dan diwajibkan kepada kedua pengggugat sebagai Ahli warisnya, Jumat, 19 Agustus 2022.

Dua Penggugat tersebut yaitu H. Marnali dan Sukiman, kemudian sebagai tergugat dalam hal ini Pemerintah Daerah beserta stakeholder terkait yaitu BPN.

Dalam sidang yang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Heru Karyono, para penggugat yang didampingi hukumnya dan tergugat hanya menunjukkan batas sengketa.

"Jadi, sidang hari ini hanya menunjukkan objek sengketa saja. Tidak pada pembuktian siapa pemiliknya, nanti dilanjutkan persidangan selanjutnya," ucap singkat Heru Karyono.
Proses persidangan setempat berjalan lancar, meskipun ada perbedaan ukuran serta titik atau patok pada lahan yang menjadi sengketa.

Diinformasikan, bahwa berdasarkan data yang ada di sistem informasi penelusuran perkara (SIPP) PN Pangkalan Bun, disampaikan oleh penggugat bahwa tergugat telah menyerobot lahan milik Alm Usir, tanpa adanya ganti kerugian pada kedua penggugat.

Kemudian, kedua penggugat meminta agar meninggalka, mengosongkan, membongkar Kantor Kelurahan Madurejo serta menyerahkan atau mengembalikan pada penggugat. Serta meminta ganti rugi materieel Rp 1.998.537.340 dan Immaterieel sebesar Rp 5 milyar.

Dalam kesempatan yang sama selaku kuasa Hukum Tergugat Jonson menyampaikan, perkara ini sebenarnya sudah inkrah dan putusannya melalui PK. Namun, dalam hal ini adalah hak dari penggugat untuk mencari jalan keadilan, mereka mengajukan gugatan di PN Pangkalan Bun.

"Dalam proses persidangan sudah diadakan mediasi. Namun karena tidak ada kesepakatan maka dilanjutkan ke jawab menjawab sampai pada pokoknya hari ini sidang PS," jelasnya.

Ia berharap, bahwa hasil putusan yang sudah inkrah nantinya menjadi bahan pertimbangan Majelis Hakim, dalam memutuskan perkara ini. (DANANG/B-5)

Berita Terbaru