Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Tapanuli Selatan Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pemkab Barito Timur Luncurkan Operasi Pasar Murah Serentak

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 18 September 2022 - 14:30 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Pemkab Barito Timur meluncurkan operasi pasar murah serentak seluruh kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah bertempat di halaman Pasar Tamiang Layang, Minggu, 18 September 2022.

Kegiatan dipimpin secara virtual oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran. Kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, Kabid Perdagangan, Kabid Koperasi dan Kabid UKM Disdagkop UKM Barito Timur.

Dalam peluncuran tersebut, Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Barito Timur menyediakan 150 paket bahan kebutuhan pokok senilai Rp120 ribu yang terdiri atas beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, minyak goreng 2 liter, kopi dan teh. Paket tersebut ditebus oleh penerima kupon pasar murah dengan nilai Rp50 ribu.

Saat diwawancarai, Wakil Bupati menjelaskan, peluncuran pasar murah tersebut merupakan tindak lanjut atas surat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik
Indonesia Nomor : EK.2.1-206/M.EKON/09/2022, tanggal 5 September 2022
tentang Tindak Lanjut Arahan Presiden RI Terkait Extra Effort Pengendalian
Inflasi di Daerah Tahun 2022 dan Surat Edaran Gubernur Kalimantan Tengah
Nomor 005/519.1/ADPIM.III/IX/2022, tanggal 3 September 2022 tentang Penanganan Inflasi Kalteng Tahun 2022.

"Jadi paket bahan pokok murah yang ditebus dengan menggunakan kupon ini bertujuan untuk membantu masyarakat kurang mampu dan disabilitas yang terdampak kenaikan harga BBM, sekaligus menekan inflasi," terangnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Barito Timur, Berson menambahkan, setelah peluncuran tersebut, selanjutnya penyaluran bahan pokok murah akan dilakukan pada 10 kecamatan.

"Namun terkait jumlah paket yang akan disiapkan masih akan dikonfirmasi dulu dengan kepala daerah dengan menyesuaikan ketersediaan anggaran," ungkapnya.

"Sedangkan paket bantuan yang sudah pasti yaitu dari pemerintah provinsi sebanyak 2.000 paket. Nanti di samping bantuan dari provinsi kita akan lihat berapa yang akan disalurkan oleh kabupaten setelah kita mengadakan rapat," imbuh Berson.

Dia menambahkan, jadwal penyaluran di setiap kecamatan akan diumumkan kemudian setelah ada kepastian terkait jumlah total paket yang akan disalurkan.

"Mengingat paket bahan pokok murah yang terbatas, maka pendataan calon penerima kupon akan dilakukan secara cermat dengan melibatkan pemerintah desa agar tepat sasaran pada warga kurang mampu dan disabilitas," tandasnya. (BOLE MALO/B-7)

Berita Terbaru