Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Balangan Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Banjir di Utara Kotim Kian Surut

  • Oleh Noor Annisa
  • 20 September 2022 - 11:10 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyampaikan bahwa banjir yang merendam bagian utara Kota Sampit kian surut.

Menurut Kepala BPBD Rihel, hingga saat ini beberapa kecamatan yang terendam banjir sudah berkurang. Tersisa 4 kecamatan yang saat ini ada sebagian kelurahan dan desanya masih terdampak banjir.

"Dari data kecamatan yang masih banjir yaitu Kecamatan Parenggean, Mentaya Hulu, Telawang dan Kota Besi," sebutnya, Selasa, 20 September 2022.

Di Kelurahan Parenggean warga yang terdampak banjir sebanyak 500 Kepala Keluarga (KK) dengan rincian Desa Bajarau  sebanyak 125 KK, Desa menjalin 50 KK, Desa, Kabuau 142 KK dan Desa Tehang 40 KK.

Sementara untuk Kecamatan Mentaya Hulu yakni Desa Baampah sebanyak 81 KK, 234 jiwa , dan 72 rumah. Desa Penda Durian  112 KK, 296 jiwa dan 102 rumah. Desa Tangar 23 KK, 92 jiwa dan 17 rumah. Desa Kawan Batu 50 KK, 205 jiwa dan 45 rumah. Desa Satiung 8 KK, 35 jiwa dan 8 rumah. Terakhir Desa Pahirangan  15 KK, 62 Jiwa dan 12 Rumah.

"Sedangkan desa yang terdampak banjir di Kecamatan Telawang yakni Desa Muara ubar semula 120 KK menjadi 102 KK kurang lebih 270 Jiwa dan 63 rumah," lanjutnya.

Terakhir yaitu Kecamatan Kota Besi di Desa Hanjalipan sebanyak 440 KK dan 1742 Jiwa.

Kendati demikian, menurutnya banjir bisa saja kembali meluas jika intensitas hujan bertambah. Sebab menurut prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Kotim memprakirakan musim hujan akan terus terjadi hingga puncaknya pada bulan Desember mendatang.

"Pada bulan Oktober potensi banjir di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur diprakirakan masuk dalam kategori menengah hingga tinggi," jelas Forecaster BMKG Kotim Mulyono Leo Nardo. (NISA/B-5)

Berita Terbaru