Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Tomohon Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Tidak Terima Ditegur Dalam Pekerjaan, Karyawan Pukuli Atasan

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 23 September 2022 - 10:40 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Seorang karyawan di salah satu perusahan pabrik kelapa sawit berinisial NT (25), dilaporkan ke Polsek Telawang, akibat melakukan pemukulan terhadap atasannya. 

Hal itu dilakukan oleh NT, karena tidak terima ditegur saat salah dalam melaksanakan tugas sebagai pekerja di perusahaan tersebut. 

"Pelaku pemukulan sudah kami tangkap, dan saat ini masih dalam pemeriksaan di Polsek," ujar Kapolres Kotim AKBP Sarpani melalui Kapolsek Telawang Ipda Rakhmat Efendi, Jumat 23 September 2022. 

Korban yang dipukuli oleh tersangka yakni Petrus Adlandy Muad (39). Dirinya mengalami luka memar di bagian hidung, gigi depan bawah patah, dan luka lecet di bagian tangannya. 

Sementara, pemukulan tersebut terjadi bermula pada saat korban bersama dua orang staf lainnya melakukan pengecekan bongkar limbah solit di sekitar Desa Penyang, Kecamatan Telawang, Kotim. 

Korban melihat bahwa ada kesalahan bongkar limbah solit yang seharusnya ditempatkan di blok B22 namun malah ditaruh di C18. 

Korbapun langsung menelpon pelaku dan memberitahukan kesalahan bongkar tersebut. Setelah itu, korban kembali mengecek kesalahan bongkar lagi di C19. 

Pada saat itulah, pelaku datang dan meminta toleransi terkait kesalahannya dalam membongkar limbah solit. Hingga terjadilah cekcok mulut dan terjadilah pemukulan secara membabi buta terhadap korban. 

Sejumlah staf lain yang melihat berupaya melerai keduanya. Hingga akhirnya korban mengalami memar di bagian hidung, patah gigi bawah, dan juga luka lecet di bagian tangannya. 

Karena tidak terima dengan aksi yang dilakukan oleh pelaku. Korban langsung melaporkan kasus tersebut kepada aparat kepolisian, hingga NT ditangkap dan digiring ke Polsek Telawang. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)

Berita Terbaru