Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Kab. Malang Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Staf Ahli Sukamara dan Kepala Bappeda Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional

  • Oleh Norhasanah
  • 28 September 2022 - 12:31 WIB

BORNEONEWS, Sukamara - Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Kabupaten Sukamara, Syamsir Hidayat bersama Kepala Bappeda Sukamara mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XXIV Tahun 2022 yang diselenggarakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim.

"Ada 70 peserta yang mengikuti visitasi. Kali ini kami akan melakukan visitasi di beberapa lokus di Jabar. Pada kegiatan ini saya dipercaya untuk menjadi ketua kelompok III PKN II Angkatan XXIV," kata Syamsir Hidayat melalui pesan whatshaap, Rabu, 28 September 2022.

Tahun ini Kabupaten Sukamara mengutus 2 orang yang mengikuti kegiatan, dan Pelatihan Kepemimpinan Nasional dilaksanakan mulai 26 hingga 30 September 2022.

"Jadi saya dan kepala Bappeda Sukamara yang diutus untuk mengikuti pelatihan, para peserta ini merupakan pejabat Eselon II di Lingkungan Pemerintah Pusat, Provinsi,  maupun kabupaten kota yang ada di Indonesia," ujarnya.

Dia menjelaskan lokus atau obyek yang akan dikunjungi BPSDM Jatim di antaranya Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat.

"Kami mendapatkan lokus di Kabupaten Bandung Barat, Stakeholder Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu serta Dinas Tenaga Kerja," tuturnya.

Kegiatan visitasi tersebut sebagai bagian integral proses pembelajaran di PKN tingkat II dengan melihat dan mengamati atau melihat keunggulan inovasi di lokus-lokus yang dituju di Jabar.

"Secara leadership atau manajemen bisa jadi ada perbedaan. Namun dengan bisa melihat dari sisi ilmu organisasi dan mengolah organisasi ada benang merah yang diambil dalam visitasi seperti strategi pengembangan organisasi," tuturnya.

Syamsir meyakini ada hal-hal tertentu yang bisa diadopsi oleh peserta PKN terkait leadership (kepemimpinan),  managemen strategis yang akan menjadi laporan visitasi. Selain itu juga diharapkan bisa diterapkan setelah kembali ke tempat kerja masing-masing.

"Dari sisi kemanfaatan saat VKN diharapkan bisa diambil peserta untuk nantinya ketika kembali ke instansinya masing-masing. Misalnya bisa studi tiru inovasi yang dimiliki pada lokus yang dituju. Selain itu bisa diterapkan ataupun ada yang berhubungan dengan tupoksi bisa diambil dari sisi manajemen organisasinya dan seperti apa pola leadership-nya dan sebagainya,” tukasnya. (NORHASANAH/B-6)


TAGS:

Berita Terbaru