Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Karawang Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Perdie Kembali Nahkodai DAD Murung Raya

  • Oleh Trisno
  • 28 September 2022 - 13:30 WIB

BORNEONEWS, Puruk Cahu - Bupati Murung Raya Perdie M. Yoseph kembali menahkodai Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Murung Raya setelah secara resmi terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Daerah (Musda) III DAD Mura.

Di mana pemilihan kepengurusan baru periode 2022 sampai 2027 tersebut dilangsungkan di Gedung Kantor DAD setempat, belum lama ini.

Di mana berdasarkan hasil Musda Perdie kembali terpilih dan ditetapkan 5 orang tim formatur yang akan bekerja 15 hari kedepan untuk memilih susunan kepengurusan DAD Mura.

Sementara itu, dalam sambutannya usai terpilih Perdie mengatakan DAD dapat terus mensinergikan diri dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat, untuk terus menggelorakan semangat persatuan dayak untuk membangun eksistensi kelembagaan adat dayak di Kabupaten Murung Raya.

"Pada kesempatan ini, saya kembali mengingatkan bahwa keberadaan DAD Provinsi maupun DAD Kabupaten serta Damang merupakan modal sosial maha penting dan sekaligus mitra strategis ke depan untuk bersama-sama Pemda membangun Kabupaten Murung Raya sehingga tercapai sinergitas," Kata Perdie.

Disamping itu, sambung dia, keberadaan kelembagaan adat dayak diharapkan menjadi motivator, dinamisator dan fasilitator dalam meningkatkan partisipasi masyarakat adat dayak secara maksimal dalam kerangka penyelenggaraan pemerintahan maupun pembangunan, guna mewujudkan masyarakat yang aman, tertib, adil, dan makmur.

Menurutnya, tantangan dan persoalan ekonomi, sosial budaya kemasyarakatan dan lingkungan hidup kedepan semakin kompleks dan beragam, baik dari tataran skala maupun intensitas dan sudah barang tentu bahwa tantangan maupun persoalan tersebut secara langsung maupun tidak langsung berimplikasi dan berdampak terhadap masyarakat dayak sebagai bagian dari komunitas masyarakat secara menyeluruh.

Maka, melalui forum Musda III DAD Kabupaten Murung Raya ini, Perdie juga berharap, dapat mendiskusikan sebagai tantangan dan persoalan tersebut, serta merumuskan rekomendasi-rekomendasi strategis untuk ditindaklanjuti bersama dan masukan berharga, baik bagi DAD Provinsi secara khusus bagi pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam rangka pembinaan dan dukungan selanjutnya.

Perdie yang juga mendorong, agar DAD Murung Raya dan para tokoh adat dayak dapat terus berupaya menggali dan melestarikan berbagai kearifan lokal. sebagai langkah antisipatif menghadapi pesatnya kemajuan dan tuntutan zaman yang selalu berubah, sehingga menuntut dinamaka pergerakan yang tidak boleh statis namun selalu kontekstual.

"Karena itu, mari kita bekerja sama untuk membuktikan diri dapat menjadi agen pelestarian, pengembangan dan pemberdayaan adat istiadat, budaya lokal, kearifan lokal sebagai upaya pelestarian dan penegakan hukum adat dalam masyarakat kita demi mendukung upaya peningkatan kesejahteraan dan ketertiban bersama-sama dengan pemerintah daerah kabupaten Murung Raya serta menunjang terbit,sukses dan berhasilnya penyelenggaraan pemerintahan demi keberlangsungan pembangunan daerah dalam bingkai NKRI," pungkasnya.

Hadir dalam acara tersebut, Ketua DPRD Murung Raya Dr. Doni, SP.,M.Si, Pengurus DAD dan Batamad Provinsi Kalteng, Pengurus DAD Kabupaten Murung Raya, Pengurus DAD Kecamatan, Damang Se- Kabupaten Murung Raya serta Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Murung Raya. (Trs)

Berita Terbaru