Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Lebong Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Yoga P Utomo: Regsosek Upaya Pemerintah Wujudkan Satu Data Kependudukan

  • Oleh Uriutu
  • 29 September 2022 - 17:00 WIB

BORNEONEWS, Buntok – Asisten I Setda Barito Selatan, Yoga P Utomo menyebutkan registrasi sosial ekonomi atau Regsosek merupakan salah satu upaya pemerintah mewujudkan satu data kependudukan Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Asisten I saat membuka rapat koordinasi daerah pendataan awal registrasi sosial ekonomi (Regsosek), di aula Bappeda. Kamis, 29 September 2022.

“Regsosek ini salah satu upaya pemerintah mewujudkan satu data kependudukan Indonesia. Ini juga merupakan bagian reformasi sistem perlindungan sosial dirancang Bappenas karena pelaksanaan perlindungan sosial perlu perbaikan,” kata Yoga P Utomo.

Menurutnya, pendataan awal Regsosek menghasilkan data terpadu, tidak hanya untuk program perlindungan sosial, namun keseluruhan program yang diperlukan masyarakat untuk kebijakan pemerintah agar lebih terarah.

Selain itu juga, lanjut dia, digunakan untuk kepentingan perencanaan dan evaluasi pembangunan.

Ia menyampaikan data ini nanti akan menjembatani koordinasi dan berbagi pakai data lintas lembaga dan lintas daerah untuk memastikan pemakaian data yang konsisten.

“Tujuan Pendataan Awal Regsosek untuk menyediakan sistem dan basis data seluruh penduduk yang terdiri atas profil, kondisi sosial, ekonomi, dan tingkat kesejahteraan yang terhubung dengan data induk kependudukan serta basis data lainnya hingga tingkat desa/kelurahan,” jelas dia.

Regsosek ini, sambung dia, hanya sebagai basis data awal yang kedepannya harus dimutakhirkan secara berkala.

Partisipasi masyarakat dan pihak-pihak yang berkepentingan pun sangat penting dalam pengumpulan dan pembaruan data secara berkesinambungan terutama pemerintah daerah hingga level desa dan kelurahan.

“Saya berharap Regsosek kedepannya terhubung dengan basis data di masing-masing instansi, seperti halnya data Dukcapil, DTKS, Dapodik, dan Pendataan Keluarga (PK),” beber dia.

Serta juga terhubung dengan data ketenagakerjaan, dunia usaha secara keseluruhan termasuk UMKM dan yang berkaitan dengan pembangunan di segala bidang. (URIUTU DJAPER/B-5)

Berita Terbaru