Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Kab. Pekalongan Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pemkab Lamandau Peroleh 2 Penghargaan Dibidang Wakaf

  • Oleh Hendi Nurfalah
  • 04 Oktober 2022 - 15:11 WIB

BORNEONEWS, Nanga Bulik - Jika dikelola dengan baik dan maksimal maka wakaf bisa menjadi lebih produktif dan bermanfaat untuk umat. Upaya yang dilakukan Pemkab Lamandau terkait penglolaan wakaf mendapatkan apresiasi dari sejumlah pihak.

Baru-baru ini Pemkab Lamandau memperoleh dua penghargaan sekaligus dibidang pengelolaan wakaf. Yang pertama, penghargaan dari Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Tengah karena telah berhasil dalam membina wakaf di Kabupaten setempat.

“Mestinya pak  Bupati Lamandau Hendra Lesmana yang menerima penghargaan ini, namun  karena  berhalangan hadir, maka digantikan oleh saya,” ungkap  Kabag Kesra Lamandau Nanang Ruli di Nanga Bulik, Selasa 4 Oktober 2022.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh DR Noor Fahmi, selaku Kepala Kemenag Provinsi Kalteng dengan didampingi oleh Kepala Kemenag Lamandau Muhiddin Arifin.

Yang kedua Adalah penghargaan dari Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Kalimantan Tengah untuk Ketua BWI Kabupaten Lamandau, Ustaz Karsidi Muhajir. Penghargaan ini karena BWI Lamandau dinilai berhasil mengelola aset wakaf menjadi produktif.

“Penghargaan tersebut bukan karena keberhasilan satu atau dua orang, melainkan keberhasilan atas kerjasama beragam pihak. Baik Pemerintah Daerah Kabupaten Lamandau, Pengurus BWI Lamandau, para nadzir dan muwakif serta banyak pihak lainnya,” ujar Nanang.

Ia berharap dengan penghargaan tersebut tidak akan membuat kita berpuas diri, namun justru menjadi motivasi bagi BWI agar lebih baik lagi dalam mengelola waktaf dan masyarakat kabupaten Lamandau semakin semangat untuk mewakafkan hartanya dengan baik dan benar sehingga dapat bermanfaat untuk masyarakat dan umat.

Diketahui, prosedur pewakafan dalam beberapa tahun terakhir cukup tertib. Pembuatan Akta Ikrar Wakaf (AIW) selalu dibuat untuk menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat Kabupaten Lamandau khususnya para muwakif (yang berwakaf) dan pengelola agar tanah wakaf diurus legalitasnya.

“Sehingga terdokumentasikan dan sah secara agama dan negara,” tandasnya. (HENDI NURFALAH/B-6)

Berita Terbaru