Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Pangkajene Kepulauan Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Guru di Kobar Antusias Ikuti Pelatihan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah yang Digelar BRIN dan Mukhtaruddin

  • Oleh Wahyu Krida
  • 25 November 2022 - 13:30 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Lebih dari 200 guru di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) ikuti Pelatihan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah Bagi Guru SMP/SMA sederajat yang digelar oleh Balai Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama Komisi VII DPR RI, di ballroom Hotel Avila, Jumat, 25 November 2022.

Menurut Anggota Komisi VII DPR RI Mukhtaruddin dalam kegiatan tersebut menjelaskan tujuan digelarnya kegiatan ini.

"Ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) guru di Kabupaten Kobar, karena itulah bimbingan teknis ilmiah ini digelar," jelas Mukhtaruddin.

Dengan memiliki skill lebih untuk melakukan penulisan ilmiah, harapannya bisa membantu para guru untuk meningkatkan kualitas kompetensinya.

"Karena dengan memiliki kemampuan ini, tentunya upaya para guru untuk naik pangkat dan kedepan bisa juga menduduki jabatan fungsional. Sehingga sangat penting untuk diberikan sebuah metodologi bagaimana membuat sebuah karya tulis ilmiah yang benar di samping bagi gurunya sendiri dengan bimbingan tenaga ahli dari BRIN," jelas Mukhtaruddin.

Perwakilan BRIN Jakarta, Adi Raharjo menjelaskan ia sendiri sangat bangga atas antusias para guru peserta pelatihan ini.

"Sangat luar biasa, awalnya peserta ditargetkan hanya 200 orang, namun ternyata antusias sangat besar sehingga jumlah peserta bisa melebihi rencana awal," jelas Adi Raharjo.

Adi Raharjo menjelaskan dengan kolaborasi antara BRIN dan Komisi VII DPR RI dalam melaksanakan berbagai kegiatan pelatihan yang berguna bagi masyarakat, sesuai harapan bersama bisa terwujud kualitas SDM yang lebih baik lagi.

"Karena inilah kemampuan kami dan sesuai kemampuan yang ada kami memberikan sumbangsih untuk kemajuan negara yang salah satu diantaranya adalah meningkatkan kualitas SDM," jelas Adi Raharjo. (WAHYU KRIDA/B-5)

Berita Terbaru