Aplikasi Pilgub (Pemilihan Gubernur) Propinsi Kalimantan Utara Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Helikopter Milik Polri Hilang di Perairan Manggar Berangkat dari Pangkalan Bun Pukul 11.05 WIB

  • Oleh Wahyu Krida
  • 27 November 2022 - 21:58 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Helikopter milik Polri dengan nomor penerbangan P 1103 yang saat ini dikabarkan hilang kontak di Perairan Manggar Kabupaten Belitung Timur, diketahui berangkat dari Lanud Iskandar Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah, Minggu, 27 November 2022 sekitar pukul 11.05 WIB.

Danlanud Iskandar Pangkalan Bun Letkol Nav Rudy Kurniawan saat dikonfirmasi terkait peristiwa tersebut menyatakan usai mengisi bahan bakar di Lanud Iskandar 2 helikopter milik Polri yaitu bernomor registrasi penerbangan P1113 take off pukul 11.04 WIB.

"Selang semenit kemudian helikopter kedua yang saat ini dikabarkan hilang kontak yaitu P1103 take off pukul 11.05 WIB dari Base Op Lanud Iskandar," jelasnya. Danlanud menjelaskan nama penumpang dan crew helikopter yang hilang kontak tersebut.

"Dari data manifest, pilot pertama helikopter tersebut yaitu AKP Arif Rahman Saleh, kemudian Briptu Moch. Lasminto yang merupakan copilot pelaksana lanjutan, bertindak sebagai teknisi pelaksana yaitu Bripka Joko Mudo dan Bripda M. Khoirul Anam," jelasnya lagi.

Terpisah, Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono mengakui memang benar 2 helikopter milik Polri yang hilang di perairan Belitung tersebut berangkat dari Pangkalan Bun.

"Dari info yang kami terima, 2 helikopter tersebut berangkat pukul 08.15 WIB dua unit dari Palangkaraya menuju Pangkalan Bun. Kemudian pukul 11.00 WIB, 2 helikopter mendarat di Pangkalan Bun. Setelah mengisi bahan bakar, kemudian take off dari Lanud Iskandar Pangkalan Bun menuju Tanjung Pandan, Belitung dalam kondisi layak terbang," jelasnya.

Namun masih dari laporan yang diterimanya saat menuju Tanjung Pandan helikopter itu melewati cuaca buruk.

"Pilot helikoter P1113 dari laporan yang ada, memutuskan untuk naik ke ketinggian 5.000 kaki. Sementara pilot helikopter P1103 turun ke ketinggian 3.500 kaki. Sekitar pukul 14.00 WIB, kapten pilot helikopter P1113 berusaha memanggil crew helikopter P1103 melalui frekuensi radio helikopter namun tidak ada jawaban. Saat ini keberadaan helikopter tersebut masih dilakukan pencarian oleh Rescuer Pos SAR Belitung Timur, Bandara Hanandjoeddin Tanjung Pandan, AirNav Bandara Hanandjoeddin Tanjung Pandan, TNI AL Belitung Timur, Polairud Belitung Timur dan BPBD Belitung Timur," jelasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)

Berita Terbaru