Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Pacitan Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Masyarakat Diminta Cerdas dan Teliti Sebelum Berinvestasi

  • Oleh Donny Damara
  • 01 Desember 2022 - 15:51 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketidakstabilan perekonomian saat ini membuat masyarakat harus memutar otak untuk dapat menghasilkan atau meningkatkan ekonomi salah satunya dengan berinvestasi. Investasi memang cukup menjanjikan namun juga sangat beresiko.

Hal itu karena banyak investasi illegal atau bodong yang dapat merugikan masyarakat. Maka dari itu Anggota DPRD Kalteng, Rusita Irma mengingatkan masyarakat agar dapat lebih cerdas dan teliti sebelum berinvestasi untuk meminimalisir kerugian.

"Ketika hendak berinvestasi masyarakat jangan ceroboh dan sembarangan menanamkan modal apalagi itu melalui aplikasi atau yang ditawarkan secara langsung. Masyarakat harus cerdas dan teliti. Sebab, kalau tergiur keuntungan tapi ujung-ujungnya tertipu juga akan percuma," ujarnya, Kamis, 1 Desember 2022.

Selain itu, ia juga meminta kepada pemerintah agar dapat terus menggencarkan sosialisasi serta memberikan edukasi kepada masyarakat melalui media cetak maupun elektronik mengenai investasi bodong, sehingga masyarakat bisa mengetahui mana investasi resmi dan mana yang merupakan investasi tidak resmi.

"Masyarakat juga kita harapkan supaya bisa dan mau mempelajari dulu mengenai berbagai investasi yang ditawarkan. Jangan sampai mengeluarkan modal besar dan akhirnya hilang begitu saja. Harapan kami masyarakat tidak mudah tergiur dengan hal-hal seperti itu," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalteng, Otto Fitriandy mengatakan, dalam melakukan investasi, masyarakat diminta cukup mengingat 2L, yaitu Logis dan Legal.

Dengan penawaran yang logis dari perusahaan investasi yang legal, maka masyarakat tidak terjebak dengan investasi bodong dan bisa mendapatkan hasil investasi yang sesuai harapan.

"Masyarakat cukup mengingat 2L yakni legal dan logis ketika akan berinvestasi, supaya investasinya itu berjalan aman dan menghasilkan keuntungan yang diharapkan. Jangan lupa juga untuk melakukan persiapan matang, yakni dengan mempelajari produk investasi yang ditawarkan," ucapnya.

Kemudian, lanjutnya bagaimana cara menghadapi risiko-risiko investasi itu. Pasalnya, saat ini produk investasi semakin canggih dan sumit. "Jadi masyarakat selaku investor juga harus cerdas dalam mempersiapkan investasinya, jangan terburu-buru," imbuhnya. (DONNY D/B-6)

Berita Terbaru